Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 April 2026 | Manchester City kini tengah mempersiapkan skenario terburuk bila Pep Guardiola memutuskan mengakhiri masa jabatan sebelum kontrak berakhir pada 2027. Di balik spekulasi, nama Enzo Maresca muncul sebagai pilihan paling kuat untuk mengambil alih kendali klub di Etihad Stadium.
Berusia 45 tahun, Maresca baru saja mengakhiri kontrak dengan Chelsea pada Januari 2026 setelah satu musim yang bergejolak. Meskipun masih terikat secara kontraktual dengan The Blues, laporan internal menunjukkan bahwa negosiasi dengan City berjalan positif. Direktur Olahraga Manchester City, Hugo Viana, dikabarkan memimpin proses pencarian pelatih pengganti dan menempatkan Maresca di urutan teratas.
Pengalaman Maresca bersama City bukan hal baru. Ia pernah menjadi asisten utama Guardiola pada musim 2022/2023, termasuk saat klub mengangkat trofi Liga Champions 2023. Guardiola sendiri memuji Maresca pada Desember lalu, menyebutnya sebagai “salah satu pelatih terbaik di dunia”. Kedekatan profesional ini menjadi nilai tambah signifikan, karena filosofi permainan City yang menekankan penguasaan bola dan pressing tinggi sangat selaras dengan pendekatan Maresca.
Selain peran asistennya, Maresca pernah melatih tim U‑23 City sebelum diangkat menjadi asisten senior. Pengalaman di level pengembangan pemain memberi ia pemahaman mendalam tentang struktur akademi dan pola permainan klub.
Karier Maresca sebagai manajer utama juga mengesankan. Berikut beberapa pencapaian pentingnya:
- Memimpin Leicester City menjuarai Championship 2024 dan memastikan promosi ke Premier League.
- Di musim pertamanya bersama Chelsea, berhasil mengamankan tempat di Liga Champions serta memenangkan UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup.
- Dipuji oleh pemain seperti Enzo Fernández dan Marc Cucurella atas metode latihan yang modern dan komunikasi yang terbuka.
Meskipun demikian, terdapat hambatan kontraktual. Chelsea masih memiliki tiga setengah tahun kontrak dengan Maresca, plus opsi perpanjangan satu tahun. Ada pula laporan bahwa Maresca sempat menghubungi pihak City sebelum resmi mengundurkan diri, menambah kerumitan proses transfer.
Di sisi lain, Napoli juga melontarkan tawaran kepada Maresca untuk menggantikan Antonio Conte jika pelatih asal Italia itu mengundurkan diri. Dalam pertemuan di London, Maresca mengungkapkan kesiapan mengambil alih posisi jika kesempatan terbuka, namun menegaskan prioritas utamanya tetap pada Manchester City. Ia menolak kembali ke Chelsea meskipun klub tersebut juga sedang mencari pengganti baru.
Jika Guardiola akhirnya mengakhiri kariernya di City, penerusnya akan dihadapkan pada tantangan besar: mempertahankan dominasi domestik dan menambah trofi Eropa setelah 18 gelar yang telah diraih. Kota Etihad mengincar treble kembali, dan pemilihan pelatih yang memahami budaya klub menjadi krusial.
Selain Maresca, beberapa nama lain sempat disebut dalam lingkaran pencarian, termasuk pelatih asal Spanyol dan beberapa mantan asisten City. Namun, kedekatan pribadi antara Maresca dan Guardiola, serta rekam jejaknya yang sudah terbukti, menjadikannya kandidat terdepan.
Apapun keputusan akhir, fase transisi ini akan menjadi momen penting dalam sejarah Manchester City. Penggemar dan analis sepak bola menanti keputusan final, yang diperkirakan akan diumumkan pada akhir musim 2026/2027.
