Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 April 2026 | Pertandingan sengit antara Shandong Taishan dan Shanghai Port yang digelar pada 17 April 2026 di Stadion Jinan menjadi sorotan utama penggemar sepak bola China. Kedua tim yang berada di puncak klasemen Liga Super China memperlihatkan taktik cerdas, aksi individu menakjubkan, serta keputusan wasit yang menambah ketegangan hingga menit akhir.
Shandong Taishan memasuki laga dengan formasi 4-3-3, dipimpin oleh pelatih asal Brazil, Ricardo Silva, yang menekankan pressing tinggi dan transisi cepat. Pemain kunci seperti Wu Lei (penyerang sayap kanan) dan Li Xingyi (gelandang serang) ditugaskan untuk memecah pertahanan Shanghai Port. Sementara itu, Shanghai Port mengandalkan formasi 4-2-3-1, dengan kapten Wu Xi sebagai pengatur serangan tengah, dan penyerang tunggal Oscar (bekas pemain Liga Inggris) menjadi ancaman utama di kotak penalti lawan.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Pada menit ke-7, Wu Lei berhasil memanfaatkan umpan terobosan Li Xingyi dan menembakkan bola ke sudut atas gawang, namun ditangkis oleh kiper Shanghai Port, Liu Zhenli. Sekitar tiga menit kemudian, Shanghai Port menanggapi dengan serangan balik cepat; Oscar menerima umpan silang dari Li Wenbo dan mengeksekusi sundulan yang hampir masuk, namun diselamatkan oleh kiper Shandong, Wang Dalei.
Kejadian penting terjadi pada menit ke-23 ketika Shandong Taishan mendapatkan tendangan bebas di area pertahanan lawan setelah pelanggaran keras terhadap Wu Lei. Li Xingyi mengeksekusi tendangan melengkung yang menembus pagar, namun Liu Zhenli melakukan penyelamatan krusial dengan satu tangan. Gol pertama akhirnya tercipta pada menit ke-38, ketika Wu Xi memanfaatkan kekeliruan pertahanan Shandong dan menembak dari jarak 20 meter, memecahkan kebuntuan dengan skor 1-0 untuk Shanghai Port.
Menjelang jeda istirahat, Shandong Taishan melakukan pergantian pemain, membawa masuk pemain sayap kiri berpengalaman, Zhang Yuning, untuk menambah opsi serangan. Tekanan mereka tidak berbuah, namun mereka berhasil menekan lawan dan menguasai 58% penguasaan bola di babak pertama.
Babak kedua dimulai dengan intensitas yang sama. Pada menit ke-56, Shandong Taishan menggandakan keunggulan melalui aksi solo Wu Lei yang berhasil melewati dua bek Shanghai dan menembakkan bola ke sudut bawah gawang, menjadikan skor 2-0. Namun, respons Shanghai Port cepat; pada menit ke-62, Oscar memanfaatkan kesalahan distribusi bola di lini tengah Shandong dan mencetak gol balasan, memperkecil selisih menjadi 2-1.
Seiring waktu berjalan, Shanghai Port menambah tekanan. Pada menit ke-78, mereka memperoleh tendangan penalti setelah pelanggaran dalam kotak penalti terhadap Wu Xi. Oscar mengeksekusi penalti dengan tenang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Suasana stadion berubah menjadi riuh, penonton bersorak sorai mendukung kedua tim.
Menjelang akhir pertandingan, Shandong Taishan menampilkan mental juara. Pada menit ke-88, Zhang Yuning menerima umpan panjang dari Li Xingyi, mengontrol bola di dalam kotak penalti, dan melepaskan tembakan keras yang melesat ke sudut atas gawang, mengembalikan keunggulan menjadi 3-2. Dua menit terakhir berlangsung dalam serangan balasan Shanghai Port, namun pertahanan Shandong yang dipimpin oleh kapten Zhang Linlin berhasil menahan tekanan hingga peluit akhir.
Berikut adalah statistik pertandingan:
| Statistik | Shandong Taishan | Shanghai Port |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Tembakan (on target) | 14 (9) | 12 (7) |
| Shoots from outside box | 5 | 4 |
| Kartu Kuning | 3 | 2 |
| Kartu Merah | 0 | 0 |
| Corner Kicks | 7 | 5 |
Dengan hasil 3-2, Shandong Taishan berhasil memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen, kini menumpuk 58 poin, selisih tiga poin dari posisi kedua yang ditempati Shanghai Port dengan 55 poin. Kemenangan ini juga meningkatkan moral tim menjelang pertandingan lanjutan melawan rival tradisional, Guangzhou Evergrande, pada pekan berikutnya.
Pelatih Ricardo Silva mengungkapkan kepuasannya dalam konferensi pers pasca laga: “Kami menampilkan karakter yang kuat, terutama di fase akhir. Zhang Yuning memberikan kontribusi penting, dan tim secara kolektif mampu bangkit setelah kebobolan. Kami fokus pada konsistensi untuk mempertahankan posisi teratas.” Sementara itu, pelatih Wu Jingui dari Shanghai Port menilai penampilan timnya masih dapat diperbaiki: “Kami kehilangan peluang penting, terutama di fase pertama. Oscar menunjukkan kualitasnya, namun kami membutuhkan lebih banyak ketajaman dalam penyelesaian akhir. Kami akan kembali lebih kuat pada laga berikutnya.”
Secara keseluruhan, laga antara Shandong Taishan dan Shanghai Port menunjukkan kualitas tinggi sepak bola China, dengan drama, gol spektakuler, dan taktik yang saling bersaing. Pertarungan ini tidak hanya memperkaya persaingan di Liga Super China, tetapi juga menambah antusiasme para suporter menjelang penutup kompetisi musim ini.
