Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Rennes berhasil mengukir kemenangan penting melawan Angers dengan skor tipis 2-1 pada pekan ke-29 Ligue 1. Pertandingan yang digelar di Roazhon Park, Rennes, menyuguhkan aksi menegangkan di kedua ujung lapangan, sekaligus menandai langkah strategis klub Breton dalam perburuan tempat di zona Liga Champions.
Gol pembuka datang dari Marius Louer yang secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri (own goal) untuk Angers pada menit ke-27. Insiden tersebut membuka peluang bagi Rennes untuk mengendalikan permainan. Tak lama kemudian, pada menit ke-57, Musa Al‑Taamari menambah keunggulan Stadio Rennais dengan menyelesaikan tendangan penalti setelah wasit menandai pelanggaran di dalam kotak penalti. Gol penalti tersebut menegaskan keunggulan Rennes 2-0.
Angers tidak tinggal diam. Prosper Peter berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78 lewat tembakan jarak menengah yang menembus pertahanan Rennes. Namun, usaha balasan Angers tidak mampu mengubah hasil akhir, dan pertandingan berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Rennes.
Kemenangan ini mengangkat Rennes ke posisi kelima klasemen sementara dengan 50 poin dari 29 pertandingan. Mereka kini hanya terpaut dua poin dari zona otomatis Liga Champions, yang menempati tiga tempat teratas. Sementara itu, Angers tetap berada di peringkat ke‑13 dengan 33 poin, masih berada 14 poin di atas zona degradasi otomatis.
Berikut rangkuman singkat klasemen setelah pekan ke‑29:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 5 | Stade Rennais | 50 |
| 13 | Angers SCO | 33 |
Selain laga utama, pekan ke‑29 Ligue 1 juga menyuguhkan beberapa pertandingan penting lainnya. Auxerre harus puas berbagi poin melawan Nantes dengan hasil 0-0, yang menempatkan Auxerre pada posisi ke‑16 dengan 24 poin. Nantes, yang masih berjuang menghindari zona degradasi, berada di peringkat ke‑17 dengan 19 poin setelah 28 pertandingan.
Pekan ini juga menyaksikan kemenangan meyakinkan Paris FC atas AS Monaco (4‑1) serta kemenangan Marseille 3‑1 melawan Metz, menambah dinamika persaingan di puncak klasemen.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Rennes memanfaatkan keunggulan bermain di kandang dan menekan pertahanan Angers dengan serangan sayap cepat, terutama melalui Musa Al‑Taamari yang berperan sebagai pengancam utama. Keberhasilan mengubah penalti menjadi gol juga menambah nilai psikologis bagi tim. Di sisi lain, Angers menunjukkan semangat juang dengan mengurangi defisit lewat Peter, namun kurangnya ketajaman di lini akhir menghambat peluang mereka untuk kembali ke papan atas.
Ke depan, Rennes harus menjaga konsistensi performa, terutama dalam menghadapi lawan-lawan langsung zona Liga Champions. Jika mereka berhasil mempertahankan atau menambah poin dalam beberapa laga berikutnya, peluang masuk zona otomatis Liga Champions akan semakin terbuka. Sementara Angers perlu memperbaiki pertahanan dan meningkatkan produktivitas serangan agar tidak terjebak dalam zona tengah klasemen yang berisiko.
Dengan hasil ini, Rennes menegaskan niatnya untuk bersaing di panggung Eropa, sementara Angers kembali fokus pada stabilisasi posisi menengah dan menghindari risiko turun ke zona degradasi.
