Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Bali United kembali menorehkan kemenangan penting di pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 dengan mengalahkan Malut United 4-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (19/4/2026). Kemenangan ini menjadi titik balik bagi Serdadu Tridatu yang sebelumnya mengalami kekalahan tipis melawan Persib Bandung.
Gol-gol Bali United terbagi rata antara menit ke-40 hingga menit ke-77. Teppei Yachida membuka keunggulan lewat tendangan penalti pada menit ke-40, diikuti oleh Joao Ferrari (menit 63), Boris Kopitovic (menit 67), dan Thijmen Goppel (menit 77). Malut United sempat memanfaatkan peluang lebih awal lewat gol Ciro Alves pada menit ke-32, namun tidak mampu menahan serangan balik Bali United.
| Menit | Pencetak | Tipe Gol |
|---|---|---|
| 32′ | Ciro Alves (Malut United) | Terbuka |
| 40′ | Teppei Yachida (Bali United) | Penalti |
| 63′ | Joao Ferrari (Bali United) | Terbuka |
| 67′ | Boris Kopitovic (Bali United) | Terbuka |
| 77′ | Thijmen Goppel (Bali United) | Terbuka |
Berita kemenangan ini sekaligus menambah tiga poin penting bagi Bali United, yang kini naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 39 poin dari 28 pertandingan. Sementara Malut United terpuruk ke peringkat kelima dengan 46 poin setelah dua kekalahan beruntun, termasuk kekalahan 1-2 melawan Dewa United pekan sebelumnya.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengaku merasa timnya menjadi korban intimidasi dalam pertandingan. “Ini efek dari intimidasi. Saya tidak perlu sebutkan detailnya, tetapi kami kehilangan touch,” ujarnya singkat sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar untuk penerbangan transit.
Di sisi lain, Johnny Jansen, pelatih Bali United, menilai penampilan timnya sudah cukup memuaskan namun masih ada ruang untuk meningkatkan produktivitas. “Kami bermain bagus malam ini dan bisa mengalahkan Malut United. Saya rasa kami masih bisa mencetak lebih banyak gol,” katanya. Jansen menekankan pentingnya mengontrol transisi cepat lawan, yang menjadi keunggulan utama Malut United.
Masalah cedera masih menjadi tantangan bagi Bali United. Beberapa pemain inti masih dalam proses pemulihan, antara lain Brandon Wilson, Reyner Barusu, Jordy Bruijn, dan Mirza Mustafic. Kondisi ini memaksa Jansen mengubah strategi dan mengandalkan pemain pengganti yang telah menunjukkan performa memadai selama latihan.
Secara taktik, Jansen menyoroti fokus tim pada kontrol bola di lini tengah serta penempatan pemain menerima bola lebih dekat ke pertahanan lawan untuk memotong aliran serangan cepat. Ia menambahkan, “Kami menyiapkan skema khusus agar Kadek Agung dan tim receveur dapat menekan lini pertahanan lawan, sehingga mereka kesulitan melakukan transisi.”
Statistik pertandingan menunjukkan Bali United menguasai penguasaan bola sebesar 58% dan menciptakan 18 tembakan, dengan 9 di antaranya tepat sasaran. Sementara Malut United hanya mencatat 7 tembakan dengan 3 tepat sasaran.
Komentar dari suporter juga menguatkan semangat kebanggaan. “Lihat aksi tim di lapangan, kami sangat bangga. Kemenangan di kandang sendiri selalu terasa lebih istimewa,” ujar salah satu suporter Bali United yang menyaksikan pertandingan secara langsung.
Ke depan, Bali United akan berusaha mempertahankan momentum ini menjelang pertemuan melawan tim-tim papan atas lainnya. Jansen menegaskan, “Kami harus tetap fokus, menjaga konsistensi, dan terus meningkatkan kualitas permainan agar dapat bersaing di papan atas klasemen.”
