Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 08 Mei 2026 | Sir Dave Brailsford, mantan direktur tim sepeda Ineos Grenadiers, telah resmi meninggalkan jabatannya sebagai direktur di Manchester United. Keputusan ini dikonfirmasi melalui pengajuan dokumen di Companies House pada hari Kamis.
Brailsford, yang berusia 62 tahun, telah memainkan peran kunci sebelum dan setelah Jim Ratcliffe menyelesaikan akuisisi minoritas atas Manchester United pada Februari 2024. Namun, bulan Juni lalu, diumumkan bahwa peran Brailsford di klub akan dikurangi sebagai bagian dari restrukturisasi, yang membuatnya kembali ke posisinya sebagai direktur olahraga untuk grup Ineos yang lebih luas.
Brailsford bergabung dengan Manchester United pada tahun 2024 dan memainkan peran penting dalam beberapa bulan pertama setelah Ratcliffe membeli saham minoritas klub. Ia terlibat dalam pengangkatan beberapa pejabat penting, termasuk CEO Omar Berrada, direktur olahraga Dan Ashworth, dan direktur sepak bola Jason Wilcox.
Brailsford juga memimpin renovasi fasilitas pelatihan pria di Carrington dan memulai beberapa ‘misi’ untuk menetapkan target dengan tujuan mengembalikan Manchester United ke kejayaan sebelumnya. Ia memulai ‘Misi 21’ untuk memenangkan gelar liga ke-21 dan ‘Misi 1’ untuk memenangkan gelar Women’s Super League pertama, yang merupakan bagian dari program ‘Proyek 150’ untuk memperingati ulang tahun ke-150 klub pada tahun 2028.
Keluar Brailsford dari Manchester United secara resmi terjadi pada tanggal 30 April, dan posisinya sebagai direktur di klub telah diakhiri. Ia akan digantikan oleh Rob Nevin, ketua Ineos Sport, di dewan direktur klub.
Dengan kepergian Brailsford, Manchester United kini harus mencari cara untuk melanjutkan upaya mereka dalam mengembalikan kejayaan klub. Sisa dewan direktur, termasuk enam bersaudara Glazer, mantan manajer Sir Alex Ferguson, dan mantan CEO David Gill, akan terus memimpin klub ke depan.
Kesimpulan dari kepergian Sir Dave Brailsford dari Manchester United menunjukkan bahwa klub tersebut sedang dalam proses transisi dan mencari cara untuk kembali ke puncak kompetisi sepak bola Inggris. Dengan perubahan-perubahan yang terjadi, penggemar Manchester United harus menunggu dan melihat bagaimana klub mereka akan berkembang di masa depan.
