Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Pekan ke-33 Premier League 2025/2026 menjadi saksi perubahan signifikan pada klasemen Liga Inggris. Beberapa laga krusial berlangsung pada 19 April 2026, menghasilkan pergeseran posisi di puncak dan zona degradasi. Liverpool berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Everton berkat gol penentu Virgil van Dijk di menit akhir, sementara Manchester United menambah tiga poin penting dengan kemenangan tipis 1-0 melawan Chelsea melalui gol Matheus Cunha. Di sisi lain, Tottenham Hotspur tetap terpuruk di zona relegasi setelah imbang 2-2 melawan Brighton & Hove Albion.
Hasil-hasil tersebut tidak hanya menambah poin, melainkan juga memengaruhi dinamika persaingan tiket Liga Champions, tempat finis, serta pertempuran turun. Berikut rangkuman singkat dari beberapa pertandingan utama:
- Liverpool vs Everton (Derby Merseyside) – Liverpool 2, Everton 1. Gol penentu datang dari Virgil van Dijk pada menit ke-90, mengamankan tiga poin tambahan bagi The Reds.
- Manchester United vs Chelsea – Manchester United 1, Chelsea 0. Matheus Cunha mencetak satu-satunya gol pada babak pertama, memastikan United tetap berada di posisi tiga dengan total 58 poin.
- Tottenham Hotspur vs Brighton & Hove Albion – Tottenham 2, Brighton 2. Kedua tim berbagi poin, membuat Spurs masih berada di urutan ke-18 dan berada di ambang zona merah.
- Arsenal vs Manchester City (Jadwal Pekan ke-33) – Pertandingan dijadwalkan pada malam yang sama, menjadi potensi penentu juara jika kedua tim meraih kemenangan.
Berikut gambaran singkat klasemen Liga Inggris setelah semua laga pekan ke-33 selesai:
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Manchester City | 62 |
| 2 | Arsenal | 60 |
| 3 | Manchester United | 58 |
| 4 | Liverpool | 55 |
| 5 | Chelsea | 53 |
| … | … | … |
| 15 | Tottenham Hotspur | 28 |
| 16 | Everton | 26 |
| 17 | Leeds United | 24 |
| 18 | Brighton & Hove Albion | 23 |
| 19 | Southampton | 22 |
| 20 | Wolverhampton Wanderers | 19 |
Dengan hanya lima pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga. Manchester City, yang memimpin dengan 62 poin, masih membutuhkan kemenangan beruntun untuk mengamankan gelar, terutama bila Arsenal berhasil menutup jarak. Arsenal, yang berada di posisi kedua, berambisi menambah selisih hingga sembilan poin bila berhasil mengalahkan City pada laga penentu tersebut.
Di papan tengah, Liverpool masih memiliki peluang untuk mengejar tiga tim teratas. Kemenangan derby menambah kepercayaan diri tim asuhan Arne Slot, yang kini menumpuk 55 poin dan berada hanya tiga poin di belakang United. Sementara Chelsea, meski kalah dari United, masih berpeluang kembali ke zona Champions League bila dapat memanfaatkan pertandingan-pertandingan akhir dengan konsistensi.
Zona degrasi menjadi sorotan utama bagi Tottenham Hotspur, yang harus mengumpulkan setidaknya tiga poin dalam lima laga terakhir untuk menghindari turun. Pertandingan melawan Brighton yang berakhir imbang menambah tekanan pada manajer Antonio Conte, yang kini mencari solusi taktis agar Spurs dapat meraih kemenangan penting melawan tim-tim papan tengah.
Secara keseluruhan, pekan ke-33 menegaskan betapa kompetitifnya Premier League musim ini. Persaingan di puncak semakin ketat, sementara pertempuran di zona bawah menambah drama menjelang penutupan musim. Dengan laga penentu antara Arsenal dan Manchester City menjelang akhir musim, penggemar dapat mengharapkan aksi yang menegangkan hingga peluit akhir.
Para pendukung sepak bola di seluruh Inggris dan dunia kini menantikan sisa lima pertandingan yang akan menentukan siapa yang mengangkat trofi, siapa yang melaju ke Liga Champions, dan siapa yang harus merasakan kepedihan turun divisi.
