Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 April 2026 | Napoli menegaskan dominasinya di Serie A dengan hasil gemilang 4-0 atas Cremonese pada pekan ke-34 musim 2025/2026. Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting bagi tim asuhan Antonio Conte, tetapi juga menunda perayaan Scudetto Inter Milan yang sempat terasa dekat.
Sejak peluit pertama, Napoli tampil agresif dan menekan lawan secara terus‑menerus. Pada menit ketiga, Scott McTominay memanfaatkan umpan terobosan dari Kevin De Bruyne dan menembakkan bola keras ke sudut kiri bawah gawang, mencetak gol pembuka. Tekanan tak berhenti, tiga menit kemudian Rasmus Hojlund menambah keunggulan setelah tembakannya memantul pada Filippo Terracciano, yang secara tak sengaja mencetak gol bunuh diri untuk Cremonese.
Gol ketiga datang pada tambahan waktu pertama babak pertama, ketika Kevin De Bruyne merebut bola di dalam kotak penalti, lalu menembak dengan presisi ke sudut kanan gawang, memperbesar selisih menjadi 3-0. Di babak kedua, winger Brasil Alisson Santos menutup skor dengan aksi individu memukau, menerima umpan jauh dari kiper Vanja Milinković‑Savić dan menaklukkan kiper Emil Audero.
- 3′ – Scott McTominay (assist Kevin De Bruyne)
- 7′ – Gol bunuh diri Filippo Terracciano (akibat tembakan Hojlund)
- 44’+1 – Kevin De Bruyne
- 52′ – Alisson Santos
Penampilan Emil Audero menjadi sorotan tersendiri meski timnya kalah telak. Kiper Cremonese berhasil melakukan enam penyelamatan krusial, termasuk menepis penalti Scott McTominay pada menit ke-83. Data Sofascore mencatat rating 7,3 untuk Audero, menjadikannya satu‑satunya pemain Cremonese yang memperoleh nilai di atas tujuh.
Hasil ini menempatkan Napoli selangkah lebih dekat ke tiket Liga Champions musim depan. Tim Conte kini unggul 11 poin atas Como (posisi kelima) dan berada dua poin di atas AS Roma (posisi keenam) dengan empat pertandingan tersisa. Sementara itu, Inter Milan masih memimpin klasemen dengan selisih sembilan poin, namun mereka harus menunggu hasil pekan selanjutnya melawan Torino untuk memastikan gelar ke‑21 mereka.
Inter masih membutuhkan empat poin dari lima laga tersisa untuk mengamankan Scudetto. Jika Napoli terus mengumpulkan poin maksimal, tekanan terhadap Nerazzurri akan semakin besar. Kemenangan Napoli sekaligus menambah tekanan pada Inter, yang harus mengatasi ketegangan di laga berikutnya.
Kekalahan ini memperparah posisi Cremonese yang kini terperosok di zona degradasi dengan 18 kekalahan musim ini. Tim harus berjuang keras dalam beberapa pertandingan terakhir untuk menghindari turun ke Serie B.
Prestasi Napoli ini juga menambah catatan impresif dalam era Antonio Conte. Sejak kedatangan pada musim panas 2024, Conte telah memimpin tim meraih enam kemenangan telak, termasuk kemenangan 4-0 atas Cagliari dan 5-0 melawan Palermo di Coppa Italia. Konsistensi ofensif ini menjadi kunci Napoli tetap berada dalam perburuan empat besar Serie A.
Secara statistik, Napoli mencatat penguasaan bola lebih dari 60% dan total tembakan ke gawang sebanyak 12 kali, dibandingkan hanya tujuh tembakan dari Cremonese. Keunggulan ini mencerminkan taktik pressing tinggi yang diterapkan oleh Conte, memaksa lawan bermain defensif dan membuka celah untuk serangan balik cepat.
Dengan hasil 4-0 ini, Napoli tidak hanya memperkuat posisi mereka di papan klasemen, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat kepada rival domestik bahwa mereka masih menjadi ancaman serius bagi gelar Serie A. Pertarungan antara Napoli dan Inter akan menjadi sorotan utama pada pekan‑pekannya mendatang.
Secara keseluruhan, Napoli 4-0 Cremonese menjadi babak penting dalam kampanye Serie A 2025/2026, menunda perayaan Scudetto Inter sekaligus menegaskan ambisi Napoli untuk kembali ke panggung Liga Champions.
