Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 April 2026 | Stadion Wembley menjadi saksi dramatis pada 25 April 2026 ketika Manchester City menumpas Southampton dengan skor tipis 2-1 di semifinal FA Cup 2025/2026. Kemenangan tersebut tidak hanya mengamankan tiket ke final turnamen domestik paling bergengsi, tetapi juga menambah tiga poin penting yang mengokohkan posisi puncak klasemen Liga Inggris.
Southampton membuka keunggulan lewat Finn Azaz pada menit ke-79, memicu kegelisahan di antara pemain City. Hanya empat menit kemudian, Jeremy Doku menyeimbangkan kedudukan dengan serangan balik cepat yang berakhir dengan gol penyama. Ketegangan semakin memuncak hingga menit ke-87, ketika Nico Gonzalez menembakkan tembakan jauh yang meluncur ke sudut atas gawang, memastikan kemenangan 2-1 bagi City.
Pep Guardiola menampilkan kebijaksanaan taktiknya dengan merotasi skuad pada babak kedua. Doku, Savinho, dan Phil Foden dipilih untuk menambah variasi serangan, sementara lini pertahanan tetap solid berkat kontribusi pemimpin lini belakang. Kombinasi tekanan tinggi dan transisi cepat menjadi ciri khas strategi City pada malam itu, membuktikan kemampuan pelatih dalam menyeimbangkan kebutuhan kompetisi liga dan piala.
Dengan tiga poin tambahan, Manchester City kini memimpin tabel sementara Liga Inggris dengan 78 poin, mengungguli rival terdekat Liverpool yang berada di 73 poin. Berikut tabel klasemen setelah putaran ke-33:
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Manchester City | 78 |
| 2 | Liverpool | 73 |
| 3 | Arsenal | 71 |
| 4 | Chelsea | 66 |
| 5 | Tottenham Hotspur | 58 |
| 6 | Manchester United | 55 |
Statistik pertandingan mengungkapkan dominasi penguasaan bola Southampton sebesar 59 persen, melampaui rata-rata penguasaan Manchester City yang biasanya berada di atas 55 persen. Namun, kualitas akhir tendangan City terbukti lebih mematikan. Doku memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan lawan untuk mencetak gol, sementara Gonzalez mengeksekusi tembakan jarak jauh dengan presisi tinggi.
Keberhasilan di Wembley juga berimbas pada pasar transfer. Nilai pasar Jeremy Doku dan Nico Gonzalez mengalami lonjakan signifikan setelah aksi mereka di semifinal. Penggemar dan analis kini menaruh harapan tinggi pada kemampuan City untuk menjuarai liga sekaligus menambah trofi FA Cup, membuka peluang potensial untuk meraih double atau bahkan treble.
Jadwal ke depan masih menantang. City harus menjaga konsistensi performa di liga sambil menyiapkan diri untuk final FA Cup melawan pemenang antara Chelsea dan Leeds United. Rotasi skuad yang cermat, pemulihan pemain, dan pengelolaan beban pertandingan akan menjadi faktor penentu bagi Pep Guardiola dalam mengoptimalkan peluang meraih gelar domestik.
Secara keseluruhan, kemenangan 2-1 atas Southampton tidak hanya mengantar Manchester City ke final FA Cup, tetapi juga memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Liga Inggris. Dengan moral tim yang tinggi dan kedalaman skuad yang memadai, harapan untuk menutup musim dengan trofi berganda semakin realistis.
