Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 April 2026 | Lazio memastikan diri melaju ke Lazio final Coppa Italia 2026 setelah melewati babak semifinal yang berlangsung menegangkan melawan Atalanta. Duel di New Balance Arena, Bergamo pada 23 April 2026 berakhir dengan adu penalti, di mana kiper Edoardo Motta menjadi pahlawan dengan menolak empat tembakan lawan. Kemenangan ini menempatkan Lazio di hadapan Inter Milan, juara Serie A musim ini, pada laga penentuan trofi terbesar di Italia.
Pertandingan leg kedua semifinal dimulai dengan tekanan agresif dari Atalanta yang berusaha menekan lini pertahanan Lazio sejak menit pertama. Nikola Krstovic dan Nicola Zalewski menjadi ancaman utama, namun Motta berhasil menolak beberapa tembakan berbahaya. Pada babak pertama, kedua tim berakhir imbang 0-0 meski Lazio sempat menciptakan peluang lewat Mattia Zaccagni dan Toma Basic. Babak kedua menyaksikan tempo meningkat; Atalanta mencetak gol lewat Ederson pada menit ke-61, namun gol tersebut dianulir VAR karena pelanggaran dalam prosesnya.
Setelah gol dibatalkan, intensitas tetap tinggi hingga menit ke-84 ketika Alessio Romagnoli menambah keunggulan Lazio dengan sundulan tajam dari tendangan pojok Zaccagni. Hanya dua menit kemudian, Mario Pasalic menyeimbangkan kedudukan bagi Atalanta dengan tembakan jarak jauh yang mengarah ke sudut atas gawang. Skor akhir waktu reguler pun berakhir 1-1, dan ekstra waktu tidak menghasilkan gol tambahan, memaksa kedua tim melanjutkan ke adu penalti.
Fase adu penalti menjadi arena bagi Edoardo Motta untuk menonjolkan kelasnya. Kiper Lazio menggagalkan empat eksekusi Atalanta: Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan Charles De Ketelaere. Dari sisi Lazio, Gustav Isaksen dan Kenneth Taylor berhasil mengeksekusi tendangan mereka, sementara Danilo Cataldi gagal menambah poin. Hasil akhir penalti 2-1 memastikan Lazio melaju ke Lazio final Coppa Italia 2026 dan akan bertemu Inter Milan pada 13 Mei di Stadion Olimpico Roma.
- Skor akhir semifinal: Atalanta 1-1 Lazio (setelah perpanjangan waktu)
- Penalti: Lazio 2-1 Atalanta
- Pahlawan kiper: Edoardo Motta (Lazio)
- Gol penting: Romagnoli (84′), Pasalic (86′)
Di sisi lain, Inter Milan menapaki jalur finalnya setelah mengalahkan Como dengan skor 3-2 pada leg kedua semifinal. Pertandingan pertama berakhir imbang 0-0, sehingga kemenangan di leg kedua menjadi penentu. Kedatangan Inter menambah nilai kompetitif final, mengingat kedua klub merupakan kekuatan papan atas Serie A dengan sejarah panjang di kompetisi domestik.
Pelatih Lazio Massimiliano Sarri menilai kiper Edoardo Motta sebagai sosok menakjubkan yang memberikan kepercayaan diri ekstra bagi skuadnya. Sarri menekankan pentingnya disiplin taktis dan pertahanan rapat untuk menahan serangan Inter yang dipimpin oleh penyerang andalan Lautaro Martínez. Sementara itu, pelatih Inter Christian Chivu mengungkapkan ambisi timnya untuk menambah trofi domestik sekaligus menorehkan sejarah dengan meraih Coppa Italia setelah menunggu lama.
Final dijadwalkan pada Kamis 13 Mei 2026, pukul 21.00 WIB, di Stadion Olimpico Roma yang mampu menampung lebih dari 70.000 penonton. Kedua klub diperkirakan akan menurunkan skuad terkuat; Lazio mengandalkan kreativitas Gianluca Scamacca di lini serang, sementara Inter mengandalkan kombinasi serangan cepat antara Lautaro Martínez, Romelu Lukaku, dan dukungan tengah lapangan yang dinamis.
Antisipasi tinggi menyelimuti para pendukung, yang diprediksi akan memenuhi stadion dan menciptakan atmosfer khas derby Italia. Penyiaran akan dilakukan secara luas melalui jaringan televisi nasional serta platform streaming, memastikan jutaan pemirsa dapat menyaksikan drama akhir kompetisi.
Secara taktis, Lazio mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan sayap dan kemampuan teknis pemain tengah. Inter, di sisi lain, mengandalkan kontrol penguasaan bola serta tekanan tinggi di lini depan. Pertarungan antara pendekatan pragmatis Sarri dan filosofi menyerang Chivu diprediksi akan menjadi kunci penentu.
Kesimpulannya, Lazio final Coppa Italia 2026 bukan sekadar kemenangan semata, melainkan bukti ketangguhan mental dan kualitas individu yang teruji di laga krusial. Menghadapi Inter Milan, Lazio memiliki peluang untuk menambah koleksi trofi klub dan memperkuat posisi mereka di kancah Serie A. Pertandingan final ini dijanjikan menjadi sorotan utama sepak bola Italia tahun ini.
