Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 April 2026 | Rabu, 22 April 2026, Maracanã menjadi saksi pertarungan sengit putaran kelima Copa do Brasil 2026 antara Flamengo dan EC Vitória. Tim tuan rumah berhasil memetik tiga poin setelah mengalahkan tamu dengan skor 2-1, sehingga memimpin leg pertama dan hanya memerlukan hasil imbang pada laga balik di Salvador untuk melaju ke perempat final.
Sejak peluit pembuka, kedua sisi menampilkan serangan agresif. Pada menit ke-9, Evertton Araújo menemukan celah di luar kotak penalti, melepaskan tembakan keras berlekuk ke sudut kiri atas gawang yang menembus jaring, mencatat gol pembuka bagi Flamengo. Balasan cepat datang dari Vitória; Erick mengeksekusi tendangan voli dari jarak dekat yang meluncur tepat ke gawang, menyamakan kedudukan 1-1 sebelum jeda pertama berakhir.
Babak kedua memperlihatkan dominasi penguasaan bola Flamengo. Tepat satu menit setelah peluit dimulai, Pedro menerima umpan silang dari Bruno Henrique dan dengan tenang mengonversi peluang menjadi gol kedua, membawa tim asuh Leonardo Jardim unggul 2-1. Meskipun Vitória mencoba menyerang balik, pertahanan Flamengo yang dipimpin oleh Rossi tetap solid dan berhasil menahan tekanan lawan.
Statistik pertandingan menegaskan keunggulan Flamengo. Penguasaan bola tercatat 58 % dibandingkan 42 % untuk Vitória. Flamengo menembakkan total 17 tembakan, dengan 7 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Vitória mencatat 9 tembakan dan 3 tepat sasaran. Kedua tim masing-masing menerima kartu kuning, dua untuk Flamengo dan satu untuk Vitória.
| Statistik | Flamengo | Vitória |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Jumlah Tembakan | 17 | 9 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 7 | 3 |
| Gol | 2 | 1 |
| Kartu Kuning | 2 | 1 |
Keputusan wasit Anderson Daronco menjadi sorotan pasca pertandingan. Beberapa keputusan kontroversial, termasuk dugaan cotovelo Luiz Araújo pada pemain Vitória dan ketidaktertiban terhadap tindakan Arrascaeta yang dianggap layak mendapat kartu merah, memicu perdebatan di media sosial serta menambah ketegangan antar suporter.
Di ruang ganti, pelatih Flamengo Leonardo Jardim menegaskan pentingnya konsistensi performa mengingat jadwal kompetisi yang padat, termasuk fase grup Copa Libertadores yang akan datang. Ia menilai kemenangan ini sebagai bukti kedalaman skuad dan kesiapan mental tim.
Sementara itu, pelatih Vitória Jair Ventura mengakui bahwa timnya harus meningkatkan kreativitas dan disiplin. Ia berjanji akan menyiapkan taktik lebih agresif untuk laga tandang di Salvador, dengan harapan dapat membalikkan defisit dan melaju ke babak berikutnya.
Dengan hasil 2-1, Flamengo kini menantikan leg kedua di Salvador. Jika dapat mempertahankan keunggulan atau sekadar memperoleh hasil imbang, mereka akan melaju ke perempat final Copa do Brasil. Bagi Vitória, tugas berat menanti; mereka harus merancang strategi ofensif yang lebih tajam untuk menantang kedalaman skuad Flamengo.
Secara keseluruhan, pertandingan ini tidak hanya menampilkan aksi gol penting dan penguasaan bola yang mengesankan, tetapi juga menimbulkan perdebatan mengenai kualitas arbitrase. Kedua tim kini memiliki fokus yang berbeda menjelang babak selanjutnya, dengan harapan dapat melanjutkan performa positif masing-masing.
