Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 10 Mei 2026 | Inter Milan tampil digdaya dalam laga pekan ke-36 Liga Italia 2025-2026 melawan Lazio di Stadio Olimpico. Lautaro Martinez menjadi pemain kunci dengan mencetak gol pembuka pada menit keenam. Gol tersebut dibuat berkat sundulan Marcus Thuram yang kemudian dituntaskan oleh Martinez dengan tendangan voli.
Inter Milan semakin memperkuat posisinya dengan gol kedua yang dicetak oleh Petar Sucic pada menit ke-39. Gol ini merupakan hasil dari kombinasi serangan yang cantik antara Lautaro Martinez dan Andy Diouf. Sebelum gol kedua Inter Milan, Lazio mencoba merespons dengan tembakan Tijjani Noslin, namun Josep Martinez masih sigap mengamankan bola.
Pada babak kedua, Lazio mendapatkan kesempatan untuk memperkecil skor, tetapi mereka tidak berhasil memanfaatkan peluang tersebut. Sementara itu, Inter Milan terus menekan dan mencetak gol ketiga melalui Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-79. Gol ini membawa skor akhir menjadi 3-0 untuk Inter Milan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter Milan atas Lazio menjadi tujuh laga beruntun. Inter Milan juga semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Italia dengan mengoleksi 85 poin dari 36 kali pertandingan.
Di sisi lain, Lazio berjuang untuk meraih tiket ke kompetisi Eropa. Mereka saat ini menempati peringkat delapan dengan raihan 58 poin. Pertandingan ini menjadi ujian bagi keduanya, dengan Inter Milan yang ingin menjaga konsistensi dan Lazio yang berjuang untuk meraih kemenangan.
Pertandingan ini juga diwarnai dengan kartu merah yang diterima bek Lazio, Alessio Romagnoli, pada menit ke-59. Situasi ini membuat Lazio harus bermain dengan 10 orang hingga akhir laga.
Inter Milan yang telah memastikan gelar juara musim ini, akan berusaha untuk menjaga performa terbaiknya. Mereka ingin menutup musim dengan catatan positif dan mempersiapkan diri untuk final Coppa Italia yang akan mempertemukan mereka dengan Lazio pada 14 Mei 2026.
Dalam wawancara, Cristian Chivu, pelatih Inter Milan, mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan jasa semua orang, bukan hanya Lautaro Martinez. Ia juga menambahkan bahwa ini adalah tim yang fantastis yang sedang menjalani sesuatu yang istimewa.
Kemenangan ini juga memperlebar jarak Inter Milan dengan AS Roma di peringkat kelima menjadi empat poin. Sementara itu, Lecce masih berada di zona berbahaya dengan posisi ke-17 dan mengoleksi 32 poin, hanya unggul empat poin dari Cremonese yang berada di posisi ke-18.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah Inter Milan menunjukkan kekuatan dan konsistensi dalam menjalani musim ini. Mereka berhasil mengalahkan Lazio dengan skor 3-0 dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka. Pertandingan ini juga menjadi ujian bagi Lazio yang berjuang untuk meraih tiket ke kompetisi Eropa.
