Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 April 2026 | Jumat, 24 April 2026, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan menjadi saksi pertarungan sengit antara Persib Bandung dan Arema FC dalam pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Di balik antisipasi suporter, pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya berada pada kondisi optimal dan siap menanggulangi ancaman serangan Arema yang tengah berada dalam performa bagus.
Menurut pernyataan resmi yang disampaikan pada konferensi pers hari Kamis, 23 April, Hodak menekankan bahwa meskipun Arema memiliki lini depan yang tajam, keunggulan kandang serta dukungan penuh Bobotoh akan menjadi faktor penentu. “Kami bermain di stadion yang penuh, atmosfernya akan memberi energi tambahan bagi pemain,” ujarnya. Ia menambahkan, tidak ada pemain yang mengalami cedera atau akumulasi kartu, termasuk kiper, sehingga skuad dapat menurunkan formasi terbaik.
Poin penting yang diangkat Hodak adalah masalah defensif yang muncul pada dua laga terakhir. Persib harus memungut bola dari gawang sendiri sebanyak empat kali dalam empat pertandingan, yang sebagian besar disebabkan oleh kesalahan individu. “Kesalahan di lini belakang bukanlah masalah taktik, melainkan konsentrasi pemain. Pada gol pertama melawan Dewa United, ada pemain yang mengira bola keluar dan berhenti bermain,” kata pelatih.
Untuk mengatasi hal tersebut, Hodak menekankan pentingnya fokus tinggi sejak peluit pertama. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak kehilangan konsentrasi, terutama setelah hasil imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan sebelumnya. “Pada akhirnya, kami harus tenang dan fokus terhadap permainan yang kami miliki,” tegasnya.
Arema FC, di sisi lain, datang dengan catatan dua kemenangan beruntun melawan Persita Tangerang dan Persis Solo. Lini serang mereka, yang dipimpin oleh pemain seperti Dalberto, dianggap berbahaya. Hodak mengakui, “Mereka tim yang bagus, terutama dalam menyerang,” sehingga Persib harus menyiapkan strategi defensif yang ketat dan transisi cepat.
Berikut beberapa poin taktik yang diharapkan menjadi kunci kemenangan Persib:
- Penekanan pada pertahanan zona yang lebih disiplin untuk mengurangi kesalahan individu.
- Penggunaan sayap cepat untuk memanfaatkan kecepatan pemain sayap dalam menyerang balik.
- Pemanfaatan tekanan tinggi pada fase menyerang lawan guna memaksa kesalahan di lini pertahanan Arema.
Manajer Persib, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa mentalitas juara menjadi faktor utama dalam enam laga tersisa. “Enam laga lagi, tidak ada kalah. Menang, menang, menang,” pungkasnya. Dengan koleksi 65 poin, Persib unggul dua poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua.
Statistik klasemen sementara menunjukkan persaingan ketat di papan atas. Berikut ringkasan posisi lima besar:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 65 |
| 2 | Borneo FC | 63 |
| 3 | Arema FC | 60 |
| 4 | Persija Jakarta | 58 |
| 5 | Persebaya Surabaya | 57 |
Dengan posisi terdepan, Persib tidak dapat beristirahat. Hodak menegaskan bahwa setiap poin sangat berharga dan bahwa kemenangan melawan Arema akan memperkuat mental juara tim. Ia menambahkan bahwa suasana tim berada dalam mood yang baik dan kepercayaan diri tinggi, meski hasil imbang melawan Dewa United menambah tekanan.
Persiapan terakhir meliputi sesi taktik intensif, latihan set-piece, dan simulasi situasi tekanan tinggi. Semua pemain diharapkan dapat menampilkan konsistensi dan disiplin, terutama dalam mengelola transisi serangan dan pertahanan.
Jika Persib berhasil mengamankan tiga poin di GBLA, mereka tidak hanya memperlebar jarak dengan Borneo FC, tetapi juga mengirim sinyal kuat kepada pesaing lainnya bahwa mereka tetap bertekad mempertahankan gelar juara musim ini. Dengan dukungan Bobotoh yang selalu menjadi keunggulan rumah, harapan Bojan Hodak untuk mengalahkan Arema FC tampak realistis.
Kemenangan ini menjadi harga mati bagi Pangeran Biru dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen dan mengamankan gelar juara Liga Super 2025/2026.
