Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Mei 2026 | Pasar mobil listrik bekas di Indonesia semakin beragam dengan harga yang terjangkau. Salah satu pilihan utama bagi konsumen adalah Wuling Air EV bekas, yang kini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 95 juta untuk varian Standard Range tahun 2022 dan Rp 125 juta untuk varian Long Range tahun yang sama.
Perlu diingat bahwa harga baru dari kedua varian tersebut masih berada di angka Rp 214 juta dan Rp 251 juta. Wuling Air EV merupakan salah satu mobil listrik terlaris di Indonesia, dengan penjualan lebih dari 14.000 unit sejak diluncurkan pada September 2022.
Di segmen yang lebih tinggi, Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range tahun 2022 kini dijual di rentang Rp 379 juta sampai Rp 404 jutaan, jauh lebih rendah dari harga barunya yang masih berada di level Rp 809 juta.
Selain Wuling Air EV, ada juga pilihan lain seperti MG 4 EV yang menawarkan jarak tempuh hingga 425 km dan dijual dengan harga kisaran Rp 295 juta hingga Rp 315 jutaan. Wuling BinguoEV varian Premium Range juga menjadi pilihan menarik dengan daya jelajah hingga 410 km dan harga bekas yang berada di kisaran Rp 270 juta hingga Rp 290 jutaan.
Dengan demikian, mobil listrik bekas kini menjadi alternatif yang menarik bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, perlu diingat bahwa harga dan ketersediaan dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi dan tahun produksi mobil.
Bagi mereka yang mencari mobil listrik dengan jarak tempuh di atas 400 km, ada beberapa pilihan yang tersedia di pasaran. Ini menunjukkan bahwa mobil listrik bekas tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga bisa menjawab kebutuhan mobilitas harian dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan membeli unit baru.
Kesimpulan, Wuling Air EV bekas dan beberapa mobil listrik lainnya menawarkan pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan ramah lingkungan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan beragamnya pilihan dan harga yang kompetitif, mobil listrik bekas kini semakin layak dipertimbangkan sebagai alternatif transportasi yang ramah lingkungan dan hemat biaya.
