Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 Mei 2026 | Wakil Uskup TNI dan Polri Rm. Yos Bintoro, Pr memimpin audiensi perdana delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) ke Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Uskup Ignatius Kardinal Suharyo yang juga sebagai Uskup OCI diwakilkan Rm Yos Bintoro, Pr turut mendukung rencana OCI untuk berpartisipasi mengirimkan Kontingen dalam Ziarah Militer Internasional tahun 2027 sekaligus melaksanakan Audiensi khusus dengan Bapa Suci Paus Leo XIV.
Audiensi tersebut menjadi momentum bersejarah bagi OCI atau Keuskupan TNI-Polri karena merupakan pertemuan resmi pertama dengan perwakilan Takhta Suci setelah lebih dari 75 tahun perjalanan pelayanan OCI di Indonesia.
Sementara itu, di San Diego, keberanian seorang satpam yang tewas ditembak bersama dua jemaah lainnya di sebuah masjid pada Senin (18/05) telah mencegah insiden penyerangan bertambah buruk, kata polisi. Satpam tersebut bernama Amin Abdullah, seorang ayah dari delapan anak, yang telah bekerja di masjid tersebut selama lebih dari 10 tahun.
Tindakan Abdullah yang heroik menyelamatkan banyak nyawa, termasuk 140 anak di sekolah yang merupakan bagian dari masjid. Abdullah juga mengunci pintu-pintu masjid sehingga para pelaku tidak bisa masuk.
Kedua peristiwa ini menunjukkan pentingnya kerja sama dan toleransi antar umat beragama, serta pentingnya memiliki keberanian untuk melindungi yang lain. Dalam konteks ini, audiensi dengan Paus Leo XIV dan tindakan Abdullah di San Diego menjadi contoh nyata dari upaya membangun hubungan dan mencegah kekerasan.
OCI sendiri merupakan keuskupan khusus bagi umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri yang saat ini dipimpin Uskup Ignatius Kardinal Suharyo. Selain mempersiapkan audiensi dengan Paus Leo XIV, OCI juga tengah menyiapkan kontingen gabungan prajurit aktif dan purnawirawan untuk mewakili Indonesia dalam ajang ziarah militer internasional (Pèlerinage Militaire International/PMI) di Prancis.
Dalam kesimpulan, kedua peristiwa ini menunjukkan pentingnya membangun hubungan dan mencegah kekerasan, serta pentingnya memiliki keberanian untuk melindungi yang lain. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta harmoni dan perdamaian di antara umat beragama.
