Waskita Karya Percepat Pembangunan Proyek Strategis, LRT Jakarta Fase 1B dan Sekolah Rakyat Sulsel

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 Mei 2026 | PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mempercepat pembangunan proyek-proyek strategis di Indonesia, termasuk LRT Jakarta Fase 1B dan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Proyek LRT Jakarta Fase 1B yang dikerjakan oleh Waskita Karya bersama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) telah mencapai progres sebesar 92,76 persen. Proyek ini meliputi pembangunan jalur sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Pramuka.

Salah satu tahapan yang telah dilakukan adalah tes jalur lintasan yang berjalan lancar. Tes ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem siap digunakan sebelum operasional komersial dimulai. Pengujian tersebut mencakup seluruh komponen dan subsistem, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

Baca juga:

Dirut Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan bahwa pihaknya bersama Jakpro telah memulai rangkaian Testing and Commissioning (T&C) sistem perkeretaapian LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai. Ia menegaskan bahwa komitmen Waskita Karya untuk mempercepat pengerjaan dengan tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan.

Sementara itu, Waskita Karya juga mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat. Sekolah Rakyat di Sulsel dibangun di lima kabupaten, yaitu Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru.

Realisasi pengerjaan Sekolah Rakyat Sulsel telah mencapai 62,07 persen. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo turut mendorong penyelesaian seluruh bangunan Sekolah Rakyat supaya selesai pada akhir Juni 2026. Waskita Karya melibatkan sekitar 3.000 pekerja untuk mempercepat penyelesaian proyek ini, dengan 41 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal.

Paulus menambahkan bahwa lingkup pekerjaan Waskita Karya meliputi gedung sekolah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk asrama siswa, asrama guru, sarana ibadah, ruang serbaguna, dan lainnya. Desain Sekolah Rakyat Sulsel memiliki lima manfaat, di antaranya mengedepankan efisiensi energi, kearifan lokal, keamanan, dan ketahanan bencana, inklusif, fleksibel, dan kenyamanan.

Dengan demikian, Waskita Karya mengusung konsep green building guna menciptakan ruang yang sehat bagi para siswa dan guru. Proyek ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas yang lebih layak dan aman bagi ratusan ribu siswa. Waskita Karya juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti keberlanjutan serta kemampuan beradaptasi demi memastikan bangunan dapat mendorong kegiatan belajar dan mengajar secara maksimal.

Proyek LRT Jakarta Fase 1B dan Sekolah Rakyat Sulsel merupakan contoh nyata komitmen Waskita Karya dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan mempercepat pembangunan proyek-proyek strategis, Waskita Karya berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *