Hari Keluarga Nasional 2026: Menguatkan Fondasi Keluarga untuk Membangun Indonesia yang Bermartabat

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 07 Juli 2026 | Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026 telah menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Dengan tema “Ayah Wajib Hadir“, peringatan ini menegaskan bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu.

Netflix, sebagai salah satu platform hiburan terkemuka, juga turut serta dalam merayakan Harganas dengan menghadirkan acara keluarga pertamanya di Jakarta, yaitu Netflix Family Festival 2026: World of Wonder. Acara ini mengajak keluarga Indonesia memasuki dunia penuh imajinasi, petualangan, dan cerita-cerita yang tak terlupakan.

Baca juga:

Selain itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga membuka program magang riset bagi mahasiswa untuk mencetak talenta periset yang berdaya saing di panggung global. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga menyediakan ribuan buku digital gratis melalui platform Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).

Ketua Majelis Syuro PKS, M Sohibul Iman, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Ia menjelaskan bahwa konstitusi telah memberikan arah yang jelas untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Dr. Erry Pudyanto Marwantono, juga memimpin pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 di Aceh. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang menegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat ketahanan keluarga.

Dalam rangka memperingati Harganas, pemerintah juga menetapkan tema “Ayah Wajib Hadir” sebagai bentuk ajakan agar ayah memiliki peran yang lebih besar dalam pengasuhan anak. Tema ini muncul dari kesadaran bahwa tanggung jawab mengasuh anak selama ini masih banyak dibebankan kepada ibu.

Di tengah tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai perubahan global. Oleh karena itu, peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini menjadi momentum yang sangat penting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan membangun Indonesia yang bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *