Harga BBM Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turun, Ini Daftar Lengkap Harga di Semua SPBU

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler โ€“ 02 Agustus 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia mengalami penyesuaian mulai 1 Agustus 2026. PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo. Sementara itu, harga Dexlite dan Pertamina Dex tetap, begitu pula BBM bersubsidi Pertalite dan Biosolar.

Penurunan harga BBM ini dilakukan oleh beberapa operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jabodetabek, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo. Pertamax Turbo turun dari Rp 19.300 per liter menjadi Rp 18.300 per liter, Pertamax Green 95 turun dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.600 per liter, dan Pertamax turun dari Rp 16.250 per liter menjadi Rp 15.950 per liter.

Baca juga:

Di sisi lain, harga BBM di beberapa negara lain juga berbeda-beda. Menurut data dari Global Petrol Prices, Indonesia berada di urutan 27 harga BBM termurah di dunia. Perbedaan harga bensin di setiap negara terutama dipengaruhi oleh kebijakan pajak dan subsidi masing-masing pemerintah.

Libya, Iran, dan Venezuela adalah tiga negara dengan harga BBM termurah di dunia. Harga BBM di Libya dijual seharga US$ 0,023 atau sekitar Rp 411 per liter, harga BBM di Iran dijual seharga US$ 0,029 atau sekitar Rp 519 per liter, dan harga BBM di Venezuela dijual seharga US$ 0,035 atau sekitar Rp 624 per liter.

Sementara itu, harga minyak mentah dunia diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang meskipun harga minyak mentah mengalami penurunan. Terbatasnya kapasitas pengolahan minyak global menjadi penyebab utama kondisi tersebut. Chief Financial Officer (CFO) ExxonMobil Neil Hansen mengatakan bahwa hambatan terbesar dalam sistem energi saat ini justru berada di sektor pengolahan minyak.

Dalam beberapa bulan terakhir, harga BBM di Indonesia telah mengalami beberapa kali penyesuaian. Namun, harga BBM masih relatif mahal dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, pemerintah dan operator SPBU perlu terus memantau dan menyesuaikan harga BBM untuk memastikan bahwa harga BBM tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kesimpulan, harga BBM di Indonesia telah mengalami penyesuaian mulai 1 Agustus 2026. Pertamina dan beberapa operator SPBU lainnya menurunkan harga BBM nonsubsidi, namun harga BBM masih relatif mahal. Pemerintah dan operator SPBU perlu terus memantau dan menyesuaikan harga BBM untuk memastikan bahwa harga BBM tetap terjangkau bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *