Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juni 2026 | Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, telah menyoroti beberapa isu penting di Indonesia, termasuk upaya penghapusan rabies dan kasus korupsi. Ia menyarankan adanya regulasi nasional untuk melarang perdagangan daging anjing dan kucing, yang diyakini dapat membantu mengurangi kasus rabies di Indonesia.
Charles juga menyinggung temuan kasus rabies di Turki, yang menunjukkan bahwa hanya dua kasus rabies terjadi dalam setahun. Ia membandingkan data ini dengan Indonesia, yang memiliki 122 kasus kematian akibat rabies pada tahun 2024. Ia berharap bahwa dengan kerja sama antar instansi, pengendalian rabies dapat dilakukan lebih efektif.
Selain itu, Charles juga membahas tentang kasus korupsi yang melibatkan 41 nama yang disebutkan oleh Sony Sanjaya, mantan Wakil Kepala BGN. Ia menyarankan agar informasi ini didalami dan diverifikasi oleh penyidik, serta meminta agar Sony Sanjaya tidak sembarangan menyebutkan nama pihak lain tanpa bukti yang jelas.
Charles juga membahas tentang anggaran MBG yang disusun oleh mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana. Ia menyatakan bahwa anggaran tersebut tidak akan digunakan oleh DPR RI dan bahwa pemerintah dan DPR RI sepakat untuk merombak total anggaran MBG sebagai bentuk evaluasi atas kasus korupsi yang menimpa tiga pejabat di badan negara tersebut.
Terakhir, Charles juga membahas tentang kasus pekerja migran Indonesia yang dianiaya majikan di Malaysia. Ia menyarankan agar pemerintah memberikan perlindungan optimal kepada korban dan memastikan bahwa korban dapat pulang ke Tanah Air dengan selamat.
Dalam kesimpulan, Charles Honoris telah menunjukkan komitmennya untuk mengatasi berbagai isu penting di Indonesia, termasuk upaya penghapusan rabies, kasus korupsi, dan perlindungan pekerja migran Indonesia. Ia berharap bahwa dengan kerja sama antar instansi, Indonesia dapat menjadi lebih baik dan lebih adil bagi semua warganya.
