Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Juni 2026 | Tennis fans sedang mengkritik legenda Billie Jean King karena mendukung Alexander Zverev setelah ia memenangkan gelar Grand Slam pertamanya dengan mengalahkan Flavio Cobolli di final French Open pada hari Minggu, 7 Juni 2026.
King, 82, menulis di media sosial bahwa Zverev adalah pemenang pertama dengan diabetes tipe 1 yang memenangkan gelar Grand Slam.
Banyak penggemar tennis memperhatikan bahwa King tidak membagikan pesan serupa untuk Mirra Andreeva, yang memenangkan gelar tunggal putri, dan bahwa pujian King untuk Zverev datang di tengah banyak tuduhan pelecehan dalam rumah tangga yang dialami oleh Zverev.
Zverev telah menghadapi dua tuduhan pelecehan dalam rumah tangga sejak 2020. Tuduhan pertama datang dari mantan kekasihnya, Olga Sharypova, yang mengatakan bahwa Zverev telah melakukan pelecehan verbal dan fisik.
Tuduhan kedua datang dari mantan kekasih dan ibu dari anaknya, Brenda Patea, yang mengatakan bahwa Zverev telah mendorongnya ke dinding dan mencekiknya selama pertengkaran pada Mei 2020.
Seorang hakim kemudian memutuskan untuk menghentikan kasus tersebut setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan di luar pengadilan.
Zverev telah membantah semua tuduhan yang diajukan kepadanya dan mengatakan bahwa tuduhan tersebut telah membuatnya merasa tidak nyaman.
King telah dikritik oleh banyak orang karena mendukung Zverev meskipun ada tuduhan pelecehan dalam rumah tangga yang dialami olehnya.
Banyak penggemar tennis memperhatikan bahwa King tidak membagikan pesan serupa untuk Mirra Andreeva, yang memenangkan gelar tunggal putri, dan bahwa pujian King untuk Zverev datang di tengah banyak tuduhan pelecehan dalam rumah tangga yang dialami oleh Zverev.
Kesimpulan: Dukungan Billie Jean King untuk Alexander Zverev memicu kontroversi di kalangan penggemar tennis. Banyak orang merasa bahwa King seharusnya tidak mendukung Zverev karena tuduhan pelecehan dalam rumah tangga yang dialami olehnya.
