Jannik Sinner Cetak Rekor Baru: 21 Kemenangan Beruntun di Madrid, Tekad Menaklukkan ‘Big 4’

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 April 2026 | Jannik Sinner kembali mempertegas dominasinya di ajang ATP Masters dengan mengantongi kemenangan ke-21 beruntun pada turnamen Madrid. Kemenangan ini diraih setelah mengalahkan Rafael Jódar 6-2, 7-6(0) dalam sebuah pertandingan yang terasa lebih berat dibandingkan skor yang terlihat. Pertandingan berlangsung di Manolo Santana Stadium, di mana atap tertutup menciptakan udara lembap yang membuat Sinner berkeringat deras, serupa dengan kondisi yang ia rasakan saat menjuarai Miami Open.

Rafael Jódar, pemain muda berusia 19 tahun asal Spanyol, tampil sebagai sosok yang menguji mental dan fisik sang juara dunia. Jódar memaksa Sinner bermain keras sejak awal, memanfaatkan kondisi lapangan yang panas dan memaksa sang petenis Italia menyesuaikan taktik. Pada set kedua, Sinner sempat berada di posisi 15-40, namun berhasil menyelamatkan game dengan serangkaian pukulan balik yang menawan, termasuk backhand crosscourt yang kuat dan pertahanan yang luar biasa.

Baca juga:

Setelah mengamankan set pertama dengan relatif mudah, Sinner memperlihatkan strategi cerdik pada set kedua. Ia mengubah posisi servis, mendekat ke baseline pada titik 5-5, dan menekan Jódar saat tiebreak dimulai. Tekanan ini membuahkan hasil, mengantarkan Sinner pada kemenangan tanpa harus bermain set ketiga. “What a player,” tulis Sinner pada kamera setelah pertandingan, menegaskan kepuasannya atas penampilan lawan yang gigih.

Statistik pertandingan menunjukkan Sinner hanya kehilangan dua set sepanjang musim ini, dengan rekor 27-2. Ia belum mengalami kekalahan sejak Februari, menandakan konsistensi yang jarang terlihat di era tenis modern. Dalam konferensi pers, Sinner mengakui tekanan yang datang bersama status favorit: “Sebelum pertandingan, saya memang diunggulkan, tapi Anda harus mampu mengelola tekanan. Saya merasakannya,” ujarnya.

Keberhasilan Sinner tidak lepas dari peran penting Carlos Alcaraz yang kini terhambat oleh cedera pergelangan tangan, membuatnya absen dari musim tanah liat. Ketiadaan Alcaraz menambah sorotan pada Sinner sebagai penerus utama dominasi tenis pria, terutama mengingat prestasinya yang menyerupai energi “Big 4” – grup elit yang selama ini didominasi oleh Novak Djokovic, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Andy Murray.

Para ahli menilai bahwa Sinner memiliki potensi untuk menyaingi pencapaian pemain legendaris tersebut. Prediksi terbaru menyebutkan bahwa Sinner tidak hanya mempertahankan peringkat nomor satu dunia, tetapi juga berpotensi menoreh rekor kemenangan beruntun yang menyaingi catatan Björn Borg (49 kemenangan) dan Novak Djokovic (43 kemenangan). Meskipun masih jauh dari catatan Martina Navratilova (74 kemenangan), Sinner menunjukkan bahwa ia berada di jalur yang tepat untuk menoreh sejarah baru.

Selain pencapaian individu, Sinner juga menjadi sorotan karena gaya permainannya yang menyatu antara kekuatan, kecepatan, dan ketepatan. Ia mampu mengombinasikan drop shot yang halus dengan pukulan kuat yang melintasi net hanya beberapa inci, serta menunjukkan keberanian untuk menyelam ke dalam lapangan demi menyelamatkan bola. Penampilan ini membuat banyak pengamat menyamakan Sinner dengan energi “Big 4” dalam hal kompetitivitas dan semangat juang.

Dengan momentum kemenangan ini, Sinner kini menatap tantangan selanjutnya di kalender ATP, termasuk turnamen Grand Slam yang akan datang. Ia menyatakan keinginannya untuk tetap fokus pada proses, menghindari tekanan berlebihan, dan terus mengasah permainan agar dapat mengukir lebih banyak prestasi.

Secara keseluruhan, pencapaian 21 kemenangan beruntun di Madrid menegaskan bahwa Jannik Sinner sedang berada pada puncak performa, siap menantang dominasi para legenda tenis dan menulis babak baru dalam sejarah olahraga ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *