Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 April 2026 | Babak perempat final Liga Champions UEFA musim 2025/2026 menyajikan empat laga yang penuh tensi pada leg pertama yang berlangsung pada 8-9 April 2026. Hasil yang mengejutkan, terutama kemenangan Atletico Madrid atas Barcelona di Camp Nou, serta penampilan gemilang Paris Saint-Germain (PSG) melawan Liverpool, menambah antusiasme menjelang leg kedua yang dijadwalkan pada 15-16 April 2026.
Berikut rangkuman hasil leg pertama:
| Pertandingan | Skor |
|---|---|
| Real Madrid vs Bayern München | 1-2 |
| Sporting CP vs Arsenal | 0-1 |
| Barcelona vs Atletico Madrid | 0-2 |
| Paris Saint‑Germain vs Liverpool | 2-0 |
Real Madrid menelan kekalahan tipis 1-2 di depan kandang melawan Bayern München. Gol Bayern tercipta dari serangan balik Luis Díaz pada menit ke‑41, diikuti gol kedua dari Harry Kane lewat tembakan jarak jauh pada menit ke‑46. Real Madrid hanya berhasil memperkecil selisih melalui aksi Vinícius Júnior pada menit ke‑74, namun tidak cukup untuk mengamankan poin. Penampilan kiper Bayern, Manuel Neuer, yang melakukan sembilan penyelamatan krusial, menjadi faktor penentu kemenangan.
Arsenal menjuarai pertandingan melawan Sporting CP dengan skor 1-0 berkat gol penentu pada menit tambahan pertama (90+1). Kai Havertz menyelesaikan umpan lambung rendah Gabriel Martinelli untuk menembus gawang lawan. Laga berjalan ketat, dengan kedua tim menciptakan peluang terbatas, namun pertahanan Arsenal tetap solid hingga menit akhir.
Pertarungan paling mengejutkan terjadi antara Barcelona dan Atletico Madrid. Atletico berhasil menumpaskan Barca 2-0 di Camp Nou, memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Pau Cubarsi menerima kartu merah pada babak pertama. Julian Álvarez membuka skor melalui tendangan bebas pada menit ke‑45, sementara Alexander Sørloth menambah keunggulan pada menit ke‑70. Barcelona, yang sempat menciptakan beberapa peluang lewat Lamine Yamal dan Marcus Rashford, tidak mampu menembus pertahanan rapat Atletico yang dipimpin oleh Diego Simeone.
Simeone mencatatkan momen historis dengan menjadi pelatih pertama yang menangkan di Camp Nou dalam 14 tahun kariernya. Kemenangan ini menambah keyakinan Rojiblancos untuk melaju ke semifinal, meskipun mereka masih harus menghadapi leg kedua di Stadion Metropolitano.
Di pertemuan PSG melawan Liverpool, Luis Enrique memimpin timnya meraih kemenangan 2-0 di Parc des Princes. Gol pertama dicetak oleh Desire Doué pada menit ke‑11, diikuti gol kedua oleh Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke‑65. Liverpool mengalami kesulitan menguasai bola, hanya menguasai 26% possession, dan tidak mampu menciptakan peluang signifikan. Kekalahan ini menambah catatan kurang baik The Reds di laga tandang, menandai kekalahan ke‑16 mereka dalam musim ini.
Jadwal leg kedua akan dilaksanakan pada 15-16 April 2026, dengan empat laga berikut: Real Madrid vs Bayern München, Arsenal vs Sporting CP, Barcelona vs Atletico Madrid, serta PSG vs Liverpool. Semua pertandingan dijadwalkan pada hari Rabu dan Kamis, memberikan kesempatan bagi tim yang kalah untuk melakukan remontada dan mengamankan tiket ke semifinal.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Bayern München akan mengandalkan serangan balik cepat dan kehadiran Harry Kane sebagai penyerang utama, sementara Real Madrid harus memperbaiki transisi defensif. Arsenal perlu menambah variasi serangan agar tidak terlalu bergantung pada gol di menit akhir, sedangkan Sporting CP harus meningkatkan pressing untuk menahan serangan Arsenal. Barcelona, yang kehilangan dua poin penting, harus mengoptimalkan kreativitas Lamine Yamal dan memperkuat lini belakang setelah insiden kartu merah. Atletico Madrid, di sisi lain, akan mengandalkan pertahanan disiplin Simeone dan efektivitas serangan set‑piece. PSG akan berusaha mempertahankan dominasi mereka dengan memaksimalkan kecepatan sayap dan kreativitas Kvaratskhelia, sementara Liverpool harus memperbaiki pertahanan dan meningkatkan intensitas pressing.
Dengan hasil leg pertama yang beragam, leg kedua diprediksi akan menjadi penentu utama siapa yang melaju ke semifinal. Tim yang mampu memperbaiki kelemahan dan memanfaatkan peluang akan memiliki keunggulan psikologis. Penggemar sepak bola di seluruh dunia kini menantikan aksi-aksi dramatis pada 15-16 April, ketika delapan klub terbaik Eropa bersaing untuk mengukir nama mereka dalam sejarah Liga Champions.
