Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 14 April 2026 | Praha, 13 April 2026 – Pada laga 29 Liga Utama Ceko antara SK Slavia Praha melawan FC Viktoria Plzeň yang berakhir imbang 0-0, striker Slavia, Tomáš Chorý, menerima kartu merah setelah wasit utama, Marek Radina, menilai bahwa pemain tersebut melakukan aksi memuntahkan air liur ke lawan, Samuel Dweh, yang sedang terbaring di tanah. Keputusan tersebut memicu protes keras dari pihak klub yang menolak tuduhan adanya tindakan sengaja memuntahkan air liur.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Tomáš Chorý secara tegas menolak tuduhan tersebut, menyatakan bahwa “saya tidak memuntahkan pada Dweh, itu hal yang tidak masuk akal. Saya hanya mengeluarkan air liur karena emosi tinggi saat pertandingan sangat menegangkan.” Chorý menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menyinggung lawan, melainkan reaksi fisiologis spontan akibat tekanan.
Slavia Praha kemudian mengajukan protest resmi kepada Komisi Disiplin Liga Ceko. Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs klub, manajemen menegaskan bahwa mereka setuju dengan kartu kuning pertama yang diberikan kepada Chorý atas pelanggaran terhadap Dweh, namun menolak bahwa tindakan tersebut merupakan “plivnutí” (memuntahkan) yang disengaja. Klub menyoroti bahwa rekaman video yang tersedia hanya memperlihatkan “samovolné uvolnění sliny” (pelepasan air liur secara otomatis) tanpa bukti bahwa air liur tersebut mengenai tubuh Dweh secara langsung.
