Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 April 2026 | Sevilla, 20 April 2026 – Stadion La Cartuja menyaksikan pertarungan sengit antara Atletico Madrid dan Real Sociedad dalam final Copa del Rey. Kedua tim berjuang hingga menit-menit terakhir, menghasilkan skor imbang 2-2 setelah waktu reguler dan tambahan. Keputusan akhirnya ditentukan melalui adu penalti yang menegangkan, di mana Real Sociedad keluar sebagai pemenang dengan hasil 4-3.
Atletico Madrid yang dipimpin oleh Diego Simeone memulai pertandingan dengan serangan cepat. Julian Alvarez membuka keunggulan lewat gol pertama, memanfaatkan ruang di pertahanan Sociedad. Namun, tekanan balik Real Sociedad tidak lama berselang, mereka menyamakan kedudukan melalui serangan terorganisir yang menuntun bola ke jaringan gawang Atletico.
Kejutan kembali muncul pada babak pertama tambahan ketika Koke menambah satu gol bagi Atletico, sementara Alexander Sorloth membalas untuk Sociedad. Skor 2-2 pun tetap bertahan hingga peluit akhir, memaksa kedua tim menempuh adu penalti.
Daftar eksekutor penalti menampilkan nama-nama kunci. Julian Alvarez, yang menjadi sorotan utama, gagal mengeksekusi tendangan pertamanya karena bola menabrak tiang kiri dan ditangkis kiper Unai Marrero. Alexander Sorloth, penyerang Sociedad, juga gagal pada penalti kedua Atletico, mengirim bola ke tiang kanan yang sama-sama diselamatkan oleh Marrero. Berikut rangkaian eksekutor penalti:
- Julian Alvarez – Gagal (penalti pertama Atletico)
- Alexander Sorloth – Gagal (penalti kedua Atletico)
- Unai Marrero – Penyelamat kunci bagi Sociedad
Unai Marrero, mantan kiper Mallorca, tampil luar biasa dengan dua penyelamatan krusial. Ia mengungkapkan bahwa persiapan mental dan arahan pelatih kiper Sociedad, Alex Remiro, membantu ia tetap tenang dalam situasi kritis.
Setelah lima eksekutor masing-masing tim, hasil akhir penalti menunjukkan kemenangan 4-3 bagi Real Sociedad. Diego Simeone, pelatih Atletico, menyatakan kekecewaannya namun menegaskan mentalitas tim tidak runtuh. “Kami sudah bermain dengan bagus, pemain memberikan segalanya. Sayangnya, mereka berhasil menangkan adu penalti,” ujarnya dalam konferensi pers.
Simeone menambahkan fokus utama kini beralih ke Liga Champions, di mana Atletico harus menyingkirkan Arsenal pada semifinal pekan depan. Kapten Koke memberikan pujian kepada Julian Alvarez meski kegagalannya dalam penalti. “Tapi, dia tetap striker yang hebat,” kata Koke kepada media.
Julian Alvarez pernah mengalami kegagalan serupa pada laga Liga Champions melawan Mallorca pada September 2024 dan pada babak 16 Besar musim lalu. Meskipun begitu, kepercayaan klub pada striker asal Argentina tersebut tetap tinggi.
Di sisi lain, Real Sociedad merayakan kemenangan bersejarah mereka di Copa del Rey. Keberhasilan mereka tidak lepas dari taktik defensif yang solid serta eksekusi penalti yang tepat. Pelatih Sociedad, meski tidak disebutkan namanya dalam laporan, memuji performa kiper Marrero yang mempelajari gaya tendangan lawan secara detail.
Kemenangan ini menambah catatan prestasi Real Sociedad dalam kompetisi domestik Spanyol, sementara Atletico Madrid harus menata kembali strategi menjelang fase penting Liga Champions. Kekalahan menambah beban pada pundak Diego Simeone, yang kini harus menyeimbangkan ekspektasi fans dengan realitas performa tim di dua kompetisi utama.
Para penggemar Atletico Madrid di seluruh dunia menunggu respons manajemen klub, terutama mengenai kemungkinan rotasi pemain dan taktik baru pada pertandingan-pertandingan penting mendatang. Sementara itu, Real Sociedad siap melangkah ke panggung berikutnya dengan kepercayaan diri yang meningkat, berkat keberhasilan mereka menahan tekanan dalam adu penalti yang menegangkan.
