Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 April 2026 | Tottenham Hotspur kembali berada di zona degradasi Premier League setelah menelan hasil imbang 2-2 melawan Brighton & Hove Albion di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu (18/04/2026). Gol penyeimbang yang dicetak oleh Georginio Rutter pada menit tambahan ke-96 menambah tekanan pada skuad De Zerbi menjelang lima laga terakhir.
Pukulan awal pertandingan datang dari Pedro Porro yang memanfaatkan umpan terobosan Xavi Simons di babak pertama. Simons, yang kembali masuk ke starting XI setelah absen sejak 1 Maret, mengirimkan umpan silang yang sempurna ke dalam kotak penalti. Porro menanduk bola tersebut ke gawang Bart Verbruggen, memberi Spurs keunggulan 1-0 pada menit ke-39.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Kaoru Mitoma menegaskan diri dengan tendangan voli spektakuler dari sudut tajam pada menit ke-45+2, menyamakan kedudukan menjelang jeda. Gol Mitoma menambah catatan Brighton sebagai tim yang mampu menantang Spurs di rumah.
Di babak kedua, Xavi Simons kembali menjadi sorotan utama. Pada menit ke-77, Simons melepaskan tembakan jauh dari luar kotak penalti yang melesat tepat ke tiang gawang lawan, memantul kembali dan masuk, memberi Tottenham keunggulan 2-1 yang sangat dinanti. Sorakan penonton bergema di tribun, menandakan harapan baru bagi tim yang belum meraih kemenangan di musim ini.
Namun harapan tersebut sirna ketika Georginio Rutter, yang sebelumnya belum mencatatkan gol di laga ini, menyusul pada menit tambahan ke-96. Setelah Tottenham gagal membersihkan bola di area pertahanan, Rutter memanfaatkan peluang dan mengeksekusi tembakan akurat ke sudut kiri bawah gawang, mengembalikan hasil menjadi 2-2.
Kegagalan mengamankan tiga poin menempatkan Tottenham Hotspur kembali di urutan ke-18 dengan 31 poin setelah 33 pertandingan. Persaingan di zona aman semakin ketat; West Ham United berada satu poin di atas Spurs, sementara Nottingham Forest berada dua poin di atas mereka. Leeds United, yang berada di luar zona degradasi, kini memimpin selisih delapan poin dari Tottenham.
Usai pertandingan, manajer baru Roberto De Zerbi menegaskan keyakinannya bahwa tim dapat memenangkan lima laga terakhir. “Kami memiliki kualitas yang cukup untuk memenangkan lima pertandingan beruntun,” ujar De Zerbi kepada media, menekankan pentingnya mentalitas positif dan konsistensi performa.
- GK Anton Kinsky – 6.5/10
- RB Pedro Porro – 8/10
- CB Kevin Danso – 6/10
- CB Micky van de Ven – 6.5/10
- LB Destiny Udogie – 6/10
- CM Yves Bissouma – 6/10
- CM Rodrigo Bentancur – 7/10
- CM Conor Gallagher – 7/10
- RW Randal Kolo Muani – 6.5/10
- ST Dominic Solanke – 7/10
- LW Xavi Simons – 8.5/10
Selain itu, beberapa pemain mengalami cedera yang memperburuk situasi. Diego Gomez harus keluar pada menit ke-20 setelah jatuh canggung, memaksa pelatih menukar posisi Yankuba Minteh ke sayap kanan agar Kaoru Mitoma dapat kembali bermain di posisi favoritnya. Di lini tengah, Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, dan Cristian Romero juga terdaftar sebagai rujukan cedera, menambah beban pada De Zerbi.
Jadwal mendatang menuntut Spurs untuk meraih hasil maksimal. Pertandingan berikutnya melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux akan menjadi ujian pertama. Selanjutnya, Spurs harus menghadapi Aston Villa, Leeds United, Chelsea, dan Everton. Semua laga tersebut akan menentukan nasib Tottenham Hotspur di Premier League musim ini.
Secara keseluruhan, meskipun Xavi Simons menunjukkan kualitas kelas dunia dengan gol spektakuler dan assist krusial, kegagalan mempertahankan keunggulan menegaskan kerentanan Tottenham Hotspur. Jika De Zerbi berhasil menyalakan kembali semangat juang dan mengoptimalkan performa pemain kunci, Spurs masih memiliki peluang untuk lolos dari zona degradasi pada sisa musim.
