Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 April 2026 | Nottingham Forest menorehkan kemenangan telak 5-0 atas Sunderland pada pekan ke-34 Premier League, menambah tiga poin krusial yang menempatkan mereka jauh dari zona merah. Pertandingan yang berlangsung di Stadion of Light ini menjadi sorotan utama karena dominasi total Forest baik dalam serangan maupun pertahanan.
Sejak peluit pertama, Forest menunjukkan intensitas menyerang yang tinggi. Pada menit ke-17, bek sayap Sunderland, Trai Hume, secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri yang membuka keunggulan awal bagi tamu. Gol tersebut memicu serangkaian aksi berbahaya yang berujung pada gol kedua pada menit ke-31, ketika striker veteran Chris Wood menyelesaikan umpan silang dengan tepat.
Tak lama setelah itu, Morgan Gibbs‑White memperlebar selisih menjadi 3-0 pada menit ke-34 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Empat menit kemudian, Igor Jesus menambah keunggulan menjadi 4-0 setelah mengeksekusi rebound di dalam area lawan. Babak pertama berakhir dengan skor 4-0, menegaskan keunggulan tak terbantahkan Forest.
Pada babak kedua, Sunderland sempat mencetak gol yang dibatalkan karena pelanggaran VAR, namun kiper Forest, Matz Sels, tampil gemilang menjaga clean sheet. Gol kelima tercipta pada menit tambahan pertama babak kedua ketika Elliot Anderson memanfaatkan tendangan sudut untuk menutup skor menjadi 5-0.
Statistik pertandingan semakin menegaskan dominasi Forest. Berikut rangkuman data penting:
| Nottingham Forest | Sunderland | |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Tembakan | 16 | 6 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 9 | 2 |
| Umpan Akurat | 423 | 311 |
| Kartu Kuning | 1 | 2 |
Dengan hasil ini, total poin Forest naik menjadi 39 dari 34 pertandingan, menempatkan mereka pada posisi ke‑16 klasemen, delapan poin di atas zona merah. Sementara itu, Sunderland tetap berada di peringkat ke‑11 dengan 46 poin, namun kini harus berjuang keras untuk tetap bersaing di zona Eropa.
Pelatih Vitor Pereira memuji penampilan timnya, menekankan bahwa standar permainan yang ditunjukkan merupakan hasil kerja keras dan taktik yang terlatih. “Saya meminta pemain bermain seperti tim Liga Champions karena Premier League adalah Liga Champions kami,” ujarnya dalam konferensi pers pasca‑pertandingan. “Kami mengeksekusi pressing tinggi, menciptakan peluang dari bola mati, dan menutup ruang bagi lawan. Hasil ini memberi kami napas lega dan motivasi untuk melanjutkan perjuangan.”
Kapten tim, Chris Wood, menambahkan bahwa kemenangan ini memberikan ruang bernapas yang sangat dibutuhkan. “Dua kemenangan beruntun memberi dampak besar pada kepercayaan diri. Kami ingin terus berkembang dan menunjukkan kemampuan kami,” katanya.
Para pendukung Forest menyambut kemenangan ini dengan antusias, menandai pertandingan pertama mereka di luar negeri dengan sorakan meriah di media sosial. Sementara itu, suporter Sunderland harus menerima kekecewaan berat setelah mengalami kekalahan besar di kandang mereka sendiri.
Keberhasilan ini menempatkan Nottingham Forest pada jalur yang tepat untuk mengamankan posisi aman di klasemen akhir musim, sementara Sunderland harus mencari cara untuk bangkit dan menghindari potensi penurunan di sisa pertandingan. Dengan performa impresif ini, Forest menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi dan mengukir sejarah positif menjelang akhir kampanye.
