Arsenal Memimpin Premier League, Man City Tertinggal Setelah Seri Dramatis di Everton

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Mei 2026 | Manchester City mengalami kemunduran signifikan dalam perebutan gelar setelah terpaksa berbagi poin dalam laga melawan Everton pada Minggu (4 Mei 2026). Pertandingan berakhir imbang 3-3 berkat gol penyeimbang terakhir dari Jeremy Doku, yang sekaligus menghalangi City menambah jarak dengan rival utamanya. Hasil tersebut menempatkan City pada posisi kedua dengan 71 poin, tertinggal lima poin dari Arsenal yang kini memimpin klasemen.

Keberhasilan Arsenal dalam menumpuk poin tidak lepas dari kemenangan meyakinkan 3-0 atas Fulham pada pekan sebelumnya. Di bawah asuhan Mikel Arteta, Gunners berhasil menambah selisih menjadi 76 poin, menciptakan jarak yang cukup lebar dengan tiga pekan pertandingan tersisa. Sementara itu, Pep Guardiola harus mengatur strategi pada dua pertandingan kandang berikutnya melawan Brentford dan Crystal Palace, yang masing-masing dijadwalkan pada akhir pekan dan awal minggu depan.

Baca juga:

Berikut tabel sementara Premier League setelah laga Everton vs City:

Pos Tim Ma Pts
1 Arsenal 34 76
2 Manchester City 33 71
3 Newcastle United 34 68
4 Tottenham Hotspur 33 66
5 Liverpool 34 64
6 Chelsea 33 60

Jadwal sisa pertandingan menjadi faktor penentu bagi kedua tim. Arsenal akan menutup musimnya dengan tiga laga, yakni melawan West Ham United pada Minggu depan, diikuti oleh duel melawan Brighton & Hove Albion dan Southampton dalam dua pekan terakhir. Sementara itu, Manchester City harus menanggapi tekanan dengan melawan Brentford pada Sabtu, lalu Crystal Palace pada hari Rabu berikutnya.

Jika Arsenal berhasil mempertahankan performa dan meraih setidaknya satu poin dari tiga laga terakhir, selisih mereka dengan City dapat bertambah hingga delapan poin, menjadikan gelar hampir tidak dapat diraih oleh rival utama. Di sisi lain, City masih memiliki satu pertandingan cadangan (matchday 31) yang belum dimainkan, memberikan mereka peluang menambah tiga poin potensial. Namun, dengan hanya tiga pertandingan tersisa, mereka harus menutup jarak lima poin menjadi maksimal dua poin jika meraih semua kemenangan, yang masih menuntut kerja keras dan konsistensi.

Para pengamat sepak bola menilai bahwa faktor psikologis akan memainkan peran penting. Kegagalan City untuk mengamankan tiga poin melawan Everton menimbulkan keraguan pada skuad yang biasanya dominan. Sementara Arsenal, dipimpin oleh talenta muda seperti Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli, tampak menikmati momentum positif. Jika mereka dapat menahan tekanan di laga-laga akhir musim, mereka berpotensi mencatat rekor poin tertinggi dalam sejarah Premier League modern.

Kesimpulannya, posisi puncak Premier League kini berada di tangan Arsenal dengan selisih yang masih dapat berubah-ubah tergantung hasil akhir tiga pekan terakhir. Manchester City masih memiliki peluang, namun harus mengoptimalkan setiap peluang yang ada dan mengandalkan kualitas pemain seperti Erling Haaland, Kevin De Bruyne, dan Phil Foden untuk mengembalikan performa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *