Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 03 Mei 2026 | Persebaya Surabaya menutup pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan telak 4-0 atas PSPS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Empat gol yang tercipta lewat dua kali Milos Raickovic (menit 54 dan 59) serta dua kali Francisco Rivera (menit 76 dan 82) menegaskan dominasi biru tua dan sekaligus menyiapkan PSBS Biak untuk terdegradasi ke Pegadaian Championship musim depan.
Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, menyoroti perubahan taktik pada babak kedua sebagai faktor penentu. Ia mengungkapkan bahwa tim meningkatkan tempo permainan, menambah intensitas, dan melakukan pergantian pemain yang memperkaya dimensi serangan. Pergantian utama melibatkan Bruno Moreira dan Malik Risaldi, yang berhasil menambah kecepatan transisi dan mengganggu susunan pertahanan lawan.
Data statistik pertandingan memperkuat narasi kemenangan. Persebaya menguasai 58% penguasaan bola, menembakkan 19 tembakan dengan 14 tepat sasaran, sementara PSBS Biak hanya mencatat 8 tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Kedua tim mencatat perbedaan signifikan dalam total tembakan ke gawang, menegaskan superioritas taktik dan eksekusi Persebaya.
- Skor akhir: Persebaya 4-0 PSBS Biak
- Poin Persebaya: 51 (peringkat 4)
- Poin PSBS Biak: 18 (zona degradasi)
- Penguasaan bola: 58% vs 42%
- Tembakan tepat sasaran: 14 vs 3
Kemenangan ini menambah deretan tiga kemenangan beruntun Persebaya, menjadikannya ancaman nyata bagi klub‑klub papan atas lain, termasuk Persib Bandung. Persib, yang berada di zona menengah klasemen, kini harus menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi tekanan dari Persebaya yang berada hanya 11 poin di belakang posisi ketiga, Persija Jakarta.
Pengamat sepak bola menilai bahwa performa ofensif Persebaya, khususnya lewat Raickovic dan Rivera, akan menjadi faktor penentu dalam perebutan empat besar. Kedua penyerang mencetak masing‑masing dua gol, memperlihatkan konsistensi dalam mengeksekusi peluang. Sementara itu, lini pertahanan Persebaya tetap solid, meski hampir kebobolan pada menit ke‑12 ketika Paulo Gali Freitas hampir mencetak gol, namun berhasil dihalau oleh kiper PSBS Biak, Dimas Galih Pratama.
Di sisi lain, PSBS Biak harus menerima nasib sebagai tim pertama yang terdegradasi musim ini. Dengan total 18 poin, tim asal Biak tertinggal 11 poin dari zona aman. Meskipun masih ada tiga laga tersisa, batas maksimum poin yang dapat dicapai hanyalah 27, masih jauh di bawah kebutuhan untuk menghindari degradasi.
Bergerak ke pertandingan berikutnya, Persebaya akan melawat ke markas Persis Solo. Pertandingan tandang ini diprediksi akan menjadi ujian berat, mengingat Persis Solo menunjukkan performa stabil di tengah klasemen. Namun, dengan momentum kemenangan dan taktik yang sudah terasah, Persebaya memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya di puncak klasemen.
Sementara itu, Persib Bandung harus memperhatikan perkembangan ini. Jika Persebaya terus menambah poin, tekanan pada Persib akan meningkat, terutama pada laga‑laga krusial melawan tim‑tim yang bersaing di posisi empat besar. Persib perlu meningkatkan konsistensi serangan dan memperkuat pertahanan agar tidak terjebak dalam persaingan sengit.
Kemenangan 4-0 bukan sekadar hasil satu laga, melainkan sinyal bahwa tim biru tua berada dalam kondisi prima dan siap mengancam dominasi klub‑klub tradisional. Fokus pada strategi rotasi pemain, kecepatan serangan, dan disiplin taktis menjadikan Persebaya kandidat kuat untuk melaju ke posisi teratas pada sisa musim.
Dengan tiga laga tersisa, setiap poin menjadi krusial. Jika Persebaya berhasil meraih setidaknya satu poin penuh di laga melawan Persis Solo, mereka dapat menutup jarak dengan Persija dan menancapkan diri pada posisi tiga atau bahkan dua besar. Persib, di sisi lain, harus memperhatikan langkah Persebaya untuk menyesuaikan taktiknya demi menjaga peluang tetap berada di zona aman.
Secara keseluruhan, kemenangan Persebaya 4-0 atas PSBS Biak menegaskan bahwa tim biru tua berada dalam kondisi prima dan siap menjadi ancaman serius bagi Persib serta klub‑klub lain yang bersaing di puncak Liga Indonesia.
