Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juni 2026 | Marcelo Bielsa, pelatih tim nasional Uruguay, baru-baru ini mengalami kekecewaan besar setelah timnya gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026. Kegagalan ini memicu banyak kontroversi dan kritik, terutama terhadap kiper veteran Fernando Muslera dan gaya pelatihan Bielsa sendiri.
Muslera, yang dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia, melakukan beberapa kesalahan fatal selama turnamen, termasuk kebobolan gol krusial saat melawan Arab Saudi dan Cape Verde. Kesalahan-kesalahan ini membuatnya menjadi salah satu figur utama yang disalahkan oleh para penggemar atas tersingkirnya tim secara dini.
Sementara itu, Lucas Torreira, mantan pemain Atlético Madrid, melontarkan kritik terbuka kepada Bielsa, dengan menilai bahwa banyak gaya dan tindakannya tidak diterima di dalam tim nasional. Torreira mengatakan bahwa Uruguay perlu melakukan evaluasi menyeluruh setelah kegagalan di Piala Dunia, sambil menekankan perlunya merekrut pelatih yang selaras dengan budaya sepak bola Uruguay, sejarahnya, dan para pemainnya.
Bielsa sendiri telah menukangi tiga negara berbeda di Piala Dunia hingga 2026, yaitu Argentina, Chile, dan Uruguay, namun belum berhasil membawa timnya melampaui babak 16 besar. Pada 2026 ini, dirinya gagal membawa Timnas Uruguay lolos dari fase grup, yang membuatnya menjadi sorotan dan kritik dari banyak pihak.
Dalam beberapa hari terakhir, ada klaim bahwa Bielsa pernah dipertimbangkan untuk kembali melatih Leeds United, tim yang pernah ia latih sebelumnya. Namun, klaim ini belum dikonfirmasi secara resmi.
Kegagalan Bielsa di Piala Dunia 2026 ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan tim nasional Uruguay. Mereka perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan merevisi strategi untuk meningkatkan performa di turnamen-turnamen mendatang.
