Topan Noul Menghantam Tiongkok dan Hong Kong, 10 Orang Tewas dan Ribuan Terpaksa Mengungsi

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 Juli 2026 | Topan Noul, badai tropis terkuat yang menghantam Tiongkok pada tahun ini, menyebabkan 10 orang tewas dan 23 lainnya terluka dalam banjir bandang di Provinsi Gansu, Tiongkok barat laut. Banjir bandang tersebut terjadi pada hari Minggu sore, ketika badai Noul membuat daratan di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.

Menurut otoritas setempat, badai Noul membawa angin kencang dan hujan lebat yang menyebabkan banjir bandang di daerah wisata Weiyuan, Kabupaten Dingxi, Provinsi Gansu. Beberapa wisatawan yang berkemah di daerah tersebut terjebak ketika banjir bandang terjadi. Tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi penyelamatan.

Baca juga:

Sementara itu, di Hong Kong, badai Noul menyebabkan kerusakan minor dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Badai tersebut membuat penduduk Hong Kong mengungsi ke tempat yang lebih aman. Lebih dari 2.000 penumpang terjebak di Bandara Internasional Hong Kong karena penerbangan mereka dibatalkan.

Otoritas Tiongkok telah mengeluarkan peringatan banjir merah, yang merupakan peringatan tertinggi, karena badai Noul diprediksi akan membawa hujan lebat dan banjir bandang di beberapa provinsi. Pemerintah Tiongkok juga telah mengalokasikan dana sebesar 100 juta yuan (sekitar Rp 2,1 triliun) untuk membantu upaya pemulihan pasca-badai.

Badai Noul juga menyebabkan penundaan dan pembatalan penerbangan, serta gangguan transportasi lainnya. Otoritas bandara Hong Kong telah menyediakan fasilitas tambahan, termasuk tempat tidur dan makanan, bagi penumpang yang terjebak.

Dalam beberapa hari mendatang, badai Noul diprediksi akan terus membawa hujan lebat dan angin kencang ke beberapa provinsi di Tiongkok. Penduduk di daerah yang terkena dampak badai tersebut diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *