Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 05 Mei 2026 | Senin, 4 Mei 2026, Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi persaingan sengit pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/26. Persib Bandung berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen setelah menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menambah poin Persib menjadi 72 dari 31 laga, menjauhkan jarak tiga angka dari rival terdekat, Borneo FC.
Gol penentu pertandingan muncul dalam hitungan menit pertama. Patricio Matricardi menerima umpan silang dari Thom Haye, lalu menyundul bola ke sudut kiri gawang PSIM pada menit ke-2. Gol cepat ini mengunci keunggulan Persib dan menjadi titik tolak dominasi tim asuhan Bojan Hodak sepanjang laga.
Peran Adam Alis dalam pertandingan tidak kalah penting meski tidak berujung pada gol. Gelandang berbakat ini berulang kali menjadi penggerak serangan, mengatur alur bola di lini tengah, dan menciptakan peluang emas. Pada menit ke-9, Adam Alis menyalurkan umpan terobosan ke Ramon Tanque yang hampir menambah angka, namun tembakan melambung di atas mistar. Beberapa menit kemudian, Adam Alis kembali mengirimkan bola ke dalam kotak penalti, memicu duel sengit antara Matricardi dan kiper Cahya Supriadi, namun tidak menghasilkan gol. Pada menit ke-78, pelatih Bojan Hodak memutuskan mengganti Adam Alis dengan Marc Klok, menandai rotasi strategi menjelang menit akhir.
Wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, sempat meninjau VAR pada menit ke-51 terkait potensi penalti setelah duel antara Ramon Tanque dan pemain PSIM, namun keputusan akhir tetap tidak memberikan penalti. Laga juga sempat terganggu oleh insiden dari tribun, namun permainan kembali lancar setelah jeda singkat. Bojan Hodak melakukan beberapa pergantian penting pada menit ke-78, memperkenalkan Eliano Reijnders, Marc Klok, dan Saddil Ramdani untuk menambah variasi serangan, sekaligus menurunkan Adam Alis yang telah memberikan kontribusi signifikan di lini tengah.
Keberhasilan Persib menambah tiga poin tidak hanya memperkuat posisi puncak klasemen, tetapi juga menegaskan konsistensi tim dalam menghadapi tekanan. Dengan 72 poin, Persib unggul tiga angka dari Borneo FC yang berada di posisi kedua. Statistik menunjukkan Persib mencatatkan rata-rata kepemilikan bola 58% dan total tembakan ke gawang lawan sebanyak 14 kali, meskipun hanya satu yang berhasil masuk. PSIM, di sisi lain, masih mengalami kekurangan dalam mencetak gol, dengan catatan sembilan kekalahan beruntun.
Di sisi lain, kiper senior Teja Paku Alam menorehkan momen bersejarah dengan penampilan ke-100 di Liga 1/Super League. Penampilan ini menjadi bukti pengalaman dan keandalan pertahanan Persib sepanjang musim. Pertahanan yang dipimpin oleh Federico Barba, Kakang Rudianto, dan Frans Putros juga berhasil menahan serangan balik PSIM, termasuk beberapa tendangan sudut yang hampir meleset ke gawang.
Secara keseluruhan, kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta menegaskan dominasi Persib Bandung di atas puncak klasemen Super League 2025/26. Adam Alis memainkan peran kunci dalam menciptakan peluang, meski tidak mencetak gol langsung. Rotasi taktik Bojan Hodak, kehadiran pemain veteran, serta ketangguhan lini pertahanan menjadi faktor utama yang memastikan Persib tetap berada di jalur terdepan menuju gelar juara musim ini.
