Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Juni 2026 | Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online SMA Unggul Tahun 2026 di Lampung telah mengumumkan hasilnya. Sebanyak 12.206 siswa dinyatakan lulus dan diterima di 35 SMA Unggul yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan hasil seleksi sudah dapat diakses oleh peserta dan orang tua melalui sistem yang telah disediakan.
Thomas juga mengingatkan agar peserta yang diterima segera melakukan daftar ulang. Bagi yang belum diterima, masih ada kesempatan untuk mendaftar ke sekolah reguler yang pendaftarannya akan dibuka pada Senin, 15 Juni mendatang.
Dari total sekitar 34.000 pendaftar, sebanyak 21.000 peserta mengikuti tahapan tes seleksi. Hasilnya, 12.206 siswa berhasil diterima di SMA Unggul Lampung. Thomas menjelaskan, nilai kelulusan berbeda di setiap sekolah sesuai jalur seleksi yang digunakan.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) juga mengoptimalkan program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) dan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk menjaga ketahanan pangan serta mengendalikan tingkat inflasi agar tetap berada pada rentang target 1,5-3,5 persen.
Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menyatakan bahwa ketahanan pangan yang baik, termasuk dengan terjaganya stok dan harga komoditas pangan, dapat menekan kenaikan inflasi. Dengan demikian, daya beli masyarakat dapat terlindungi dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Di Kalimantan Timur, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB juga telah memasuki tahap pra pendaftaran. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan proses penerimaan murid baru yang lebih transparan, jujur, adil, dan bebas dari praktik titip-menitip.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan pihaknya telah memaparkan pola dan mekanisme pelaksanaan SPMB kepada Komisi IV DPRD Balikpapan. Menurut dia, sistem yang disiapkan bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan peserta didik baru.
Dalam beberapa waktu terakhir, proses penerimaan murid baru di beberapa daerah telah memasuki tahap yang lebih serius. Dengan demikian, diharapkan proses penerimaan murid baru dapat berjalan dengan lancar dan transparan.
