Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juli 2026 | Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan tengah menunjukkan ketertarikan serius untuk merekrut kiper muda Jepang, Zion Suzuki, dari Parma. Minat ini muncul seiring dengan upaya PSG untuk mengevaluasi kembali sektor penjaga gawang mereka.
Evaluasi tersebut dipicu oleh ketidakpastian seputar masa depan kiper Lucas Chevalier, yang posisinya di klub sedang ditinjau meskipun baru bergabung musim panas lalu dengan biaya sekitar £34 juta. Selain itu, performa Matvey Safonov juga disebut-sebut tidak konsisten selama membela tim di Parc des Princes.
Zion Suzuki, yang kini berusia 23 tahun, dianggap sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di sepak bola Jepang. Ia menarik perhatian klub-klub Eropa setelah menunjukkan penampilan solid di Piala Dunia 2026 dan bersama Parma.
Kepemimpinan olahraga PSG secara aktif mempertimbangkan berbagai skenario untuk departemen penjaga gawang mereka, dengan nama Zion Suzuki termasuk dalam daftar pemain yang diminati. Lucas Chevalier, yang didatangkan dari Lille, kini menghadapi peninjauan atas posisinya, mendorong raksasa Ligue 1 itu untuk mencari alternatif.
Di saat yang sama, Juventus juga dikabarkan memantau situasi Zion Suzuki. Klub asal Turin tersebut ingin meningkatkan kualitas di bawah mistar setelah penampilan Michele Di Gregorio musim lalu dinilai belum sepenuhnya memuaskan. Persaingan mendapatkan tanda tangan Suzuki pun semakin terbuka.
Selain Juventus dan PSG, sejumlah klub Liga Inggris juga dikabarkan terus memantau perkembangan situasinya. Parma diyakini tidak akan melepas Suzuki dengan harga murah pada bursa transfer kali ini. Klub Serie A tersebut dikabarkan memasang banderol sekitar 30 juta euro untuk penjaga gawang berusia 23 tahun itu.
Kesimpulan, PSG dan Juventus telah menjadi dua klub yang paling serius dalam perburuan Zion Suzuki. Kedua klub tersebut harus bersaing untuk mendapatkan tanda tangan kiper muda Jepang tersebut. Sementara itu, masa depan Lucas Chevalier di PSG masih belum pasti, sehingga PSG harus mencari alternatif untuk menguatkan sektor penjaga gawang mereka.
