Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 April 2026 | Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar tahun 2026 resmi digelar pada akhir April. Sebagai ujian berskala nasional, TKA menjadi tolok ukur utama literasi dan numerasi siswa serta menjadi bahan pertimbangan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi. Simulasi TKA SD 2026 kini tersedia secara daring, memberikan kesempatan bagi siswa untuk berlatih dengan kondisi waktu yang sama seperti ujian sesungguhnya.
Jadwal utama TKA SD 2026 terbagi dalam dua periode: ujian utama pada 20–30 April dan ujian susulan pada 11–17 Mei. Setiap hari ujian dibagi menjadi empat sesi (I‑IV) untuk menyesuaikan jumlah peserta di tiap sekolah. Berikut rincian sesi ujian utama:
- Sesi I: 08.00‑09.45 WIB
- Sesi II: 10.00‑11.45 WIB
- Sesi III: 13.00‑14.45 WIB
- Sesi IV: 15.00‑16.45 WIB
Setiap sesi terdiri dari dua mata pelajaran, yaitu Matematika (Numerasi) dan Bahasa Indonesia (Literasi). Kedua mata pelajaran masing‑masing memiliki 30 soal dengan durasi 75 menit, ditambah 10 menit latihan awal dan 20 menit survei karakter, sehingga total waktu satu sesi mencapai 105 menit.
Kisi‑kisi mata pelajaran menitikberatkan pada kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa kelas 6. Pada Matematika, fokus utama meliputi:
- Bilangan: operasi bilangan bulat, pecahan, dan desimal.
- Geometri: pengenalan bangun datar (segitiga, segiempat, segi‑banyak) dan bangun ruang sederhana (kubus, balok).
- Pengukuran: panjang, luas, volume, serta konversi satuan.
- Statistika: membaca dan menginterpretasikan data sederhana.
Sementara Bahasa Indonesia menekankan keterampilan membaca teks informasi dan teks fiksi. Siswa diharapkan dapat mengidentifikasi gagasan utama, menemukan informasi penting, serta menafsirkan makna tersirat dalam tiap bacaan.
Untuk mempersiapkan diri, Kemendikdasmen menyediakan dua platform resmi yang dapat diakses secara gratis. Platform pertama menawarkan bank soal dengan timer terintegrasi, sehingga siswa dapat merasakan tekanan waktu yang sama dengan ujian sesungguhnya. Platform kedua menyediakan pembahasan langkah‑demi‑langkah bagi tiap soal, membantu siswa memahami logika penyelesaian dan menghindari kesalahan umum.
Berikut contoh format simulasi yang dapat diikuti siswa:
- Masuk ke portal simulasi TKA SD 2026.
- Pilih mata pelajaran (Matematika atau Bahasa Indonesia) dan sesi latihan.
- Mulai timer selama 75 menit, kerjakan 30 soal.
- Selesaikan latihan 10 menit sebelum timer berakhir.
- Isi survei karakter selama 20 menit.
- Tinjau hasil otomatis yang menampilkan jumlah jawaban benar, salah, dan penjelasan singkat.
Hasil simulasi bukan hanya nilai, melainkan data yang dapat menjadi acuan strategi belajar. Misalnya, jika skor pada bagian geometri masih rendah, siswa dapat memperbanyak latihan soal bangun datar dan ruang, serta meninjau video pembelajaran yang tersedia di kanal resmi Kemdikbud.
Beberapa tips praktis untuk memaksimalkan simulasi TKA SD 2026 antara lain:
- Atur waktu belajar: sisihkan minimal dua jam setiap hari menjelang ujian, dengan fokus bergantian antara Matematika dan Bahasa Indonesia.
- Gunakan teknik membaca cepat: latih kemampuan scanning dan skimming pada teks informasi untuk mempercepat pemahaman.
- Kerjakan soal tanpa bantuan: simulasi dirancang tanpa catatan atau kalkulator, sehingga siswa terbiasa mengandalkan logika.
- Evaluasi hasil secara kritis: catat pola kesalahan (misalnya salah menginterpretasi pertanyaan) dan revisi strategi.
Orang tua juga berperan penting. Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup, pola makan seimbang, dan suasana belajar yang kondusif. Pada hari ujian, kedatangan tepat waktu dan membawa perlengkapan yang diwajibkan (kartu peserta, alat tulis, dan identitas) akan mengurangi stres.
Dengan persiapan yang terstruktur, simulasi TKA SD 2026 tidak hanya menjadi latihan, melainkan sarana untuk menilai kesiapan akademik secara menyeluruh. Semoga informasi jadwal, kisi‑kisi, dan tips latihan ini membantu siswa dan orang tua menghadapi ujian dengan percaya diri.
