Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Mei 2026 | Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara baru-baru ini mengumumkan 85 entitas yang masuk ke dalam Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) gelombang kedua proyek waste to energy (WtE). PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) menjadi salah satu calon mitra yang akan menggarap proyek tersebut.
Proyek WtE Danantara digarap melalui anak usaha SWF nasional, yaitu Danantara Investment Management (DIM). Proyek ini bertujuan untuk mengubah sampah menjadi energi yang dapat digunakan sebagai alternatif sumber energi.
Sementara itu, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk juga terlibat dalam proyek ini sebagai salah satu mitra. Perusahaan ini bergerak di bidang investasi dan pengembangan proyek-proyek yang ramah lingkungan.
Dalam beberapa hari terakhir, IHSG mengalami penurunan yang cukup tajam. Pada 18-22 Mei 2026, IHSG merosot 8,35% ke posisi 6.162,04 dari pekan lalu di 6.723,32. Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI terpangkas 10,07% menjadi Rp 10.635 triliun dari Rp 11.825 triliun pada pekan lalu.
Penurunan IHSG ini juga berdampak pada beberapa saham, termasuk saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. Namun, perusahaan ini tetap fokus pada pengembangan proyek-proyek yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kesimpulan, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk menjadi salah satu calon mitra proyek WtE Danantara Gelombang II. Perusahaan ini tetap fokus pada pengembangan proyek-proyek yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, meskipun IHSG mengalami penurunan yang cukup tajam.
