Pemerintah dan Pertamina Lakukan Langkah Strategis untuk Mengatasi Kebocoran Subsidi BBM

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 Agustus 2026 | Pemerintah Indonesia tengah mematangkan rencana besar untuk membenahi skema penyaluran subsidi BBM agar lebih presisi dan tepat sasaran. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkoordinasi untuk mengatasi kebocoran anggaran subsidi BBM yang saat ini masih dinikmati oleh kelompok masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi (desil 9 dan 10).

Langkah krusial ini mencuat setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melakukan pertemuan koordinasi dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta. Pertemuan tersebut secara khusus menyoroti sistem distribusi energi yang selama ini dianggap masih menyisakan celah kebocoran anggaran negara, sehingga pemerintah berupaya memastikan penggunaan dana negara yang lebih efektif dan efisien.

Baca juga:

Pemerintah berkomitmen untuk merombak sistem verifikasi agar subsidi betul-betul diberikan kepada masyarakat yang berhak, sejalan dengan instruksi Presiden. Dalam hal ini, pemerintah berencana untuk membatasi akses kelompok masyarakat kaya terhadap subsidi BBM, sehingga mereka diharapkan beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

Di sisi lain, Pertamina Lubricants berhasil menembus pasar ekspor pelumas ke 16 negara di Asia, Afrika, dan Australia. Perusahaan ini mengoperasikan Production Unit Jakarta sebagai salah satu fasilitas produksi pelumas yang dikelola untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Antrean bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah SPBU Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Warga pun mengeluh karena sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan Pertamax, namun tetap kehabisan stok. Pertamina telah memperketat pengawasan distribusi BBM di Kobar dan memastikan kondisi pasokan BBM di Kobar saat ini dalam keadaan cukup dan aman.

Harga BBM Pertamina hari ini, Rabu (12/8/2026), masih mengikuti penyesuaian 1 Agustus. Simak harga Pertamax, Turbo, Dexlite hingga Pertalite. Harga Pertamax , Pertamax Turbo, dan Pertamax Green mengalami penurunan di sejumlah wilayah. Harga Dexlite dan Pertamina Dex tetap, sementara Pertalite masih Rp10.000 per liter.

Untuk mengatasi kebocoran subsidi BBM, pemerintah dan Pertamina perlu bekerja sama untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas distribusi BBM. Dengan demikian, subsidi BBM dapat diberikan kepada masyarakat yang berhak dan mengurangi beban anggaran negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *