Kecelakaan Kereta Api di Jawa Timur: Penjaga Tertidur dan Upaya Pencegahan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juli 2026 | Insiden kecelakaan kereta api yang hampir terjadi di Jawa Timur telah menjadi perhatian serius bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan masyarakat. Penjaga perlintasan kereta api di Kertosono, Nganjuk, diduga tertidur saat kereta api Brantas melintas, sehingga palang pintu perlintasan tidak tertutup. Beruntung, warga sekitar sigap menghentikan kendaraan dan membangunkan petugas, sehingga kecelakaan dapat dihindari.

Insiden ini terjadi pada Selasa malam, 21 Juli 2026, saat kereta api Brantas melintas di perlintasan sebidang di Kertosono. Warga sekitar melihat bahwa palang pintu perlintasan masih terbuka, padahal suara sirine peringatan dan klakson kereta sudah terdengar. Mereka langsung mengambil tindakan cepat untuk menghentikan kendaraan dan membangunkan petugas yang sedang tertidur.

Baca juga:

PT KAI Daop 7 Madiun telah membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa petugas penjaga perlintasan tidak melaksanakan prosedur pengamanan perlintasan sebagaimana mestinya. KAI juga meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang timbul akibat kejadian ini.

Untuk mencegah kecelakaan serupa, KAI telah menutup secara permanen perlintasan sebidang tidak terdaftar di wilayah Kabupaten Kediri. Penutupan ini dilakukan sebagai upaya mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. KAI juga mengimbau pengguna jalan untuk disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang.

Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga telah menggelar aksi sosialisasi keselamatan dengan melibatkan institusi pendidikan, yakni Universitas Dharma Andalas (Unidha) dan SMKN 6 Padang. Aksi ini difokuskan di perlintasan sebidang KM 0+805 petak jalan Padang–Pulau Air, Jalan Stasiun Nomor 1, Simpang Haru, Kota Padang.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, KAI juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keselamatan perlintasan sebidang. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mengawasi dan melaporkan adanya perlintasan liar atau penyalahgunaan perlintasan sebidang.

Dengan demikian, kecelakaan kereta api dapat dicegah dan keselamatan perjalanan kereta api dapat ditingkatkan. KAI akan terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keselamatan perlintasan sebidang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *