Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 06 Juli 2026 | Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir, terutama setelah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam kegiatan partai tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, Jokowi telah melakukan safari politik bersama PSI, mengunjungi berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat jaringan partai dan mempromosikan visi partai.
Salah satu tujuan utama dari safari politik ini adalah memperkuat basis pendukung PSI di Jawa Tengah, yang dikenal sebagai basis pendukung PDI-P. Meskipun ada klaim bahwa Jawa Tengah akan menjadi “kandang gajah” bagi PSI, Ketua DPP PDI-P Said Abdullah mempertanyakan klaim tersebut dan bertanya siapa yang membuat hoaks.
DPW PSI Jawa Tengah telah menggelar pertemuan dengan Jokowi untuk melaporkan capaian konsolidasi partai dan kesiapan struktur kepengurusan PSI di seluruh Jawa Tengah. Jokowi juga mengapresiasi kerja pengurus PSI dan meminta seluruh kader tetap solid serta hadir di tengah masyarakat.
Di samping itu, Jokowi juga terlibat dalam kasus hukum terkait dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauziah Tyssauma alias dokter Tifa. Pengacara Jokowi, Rivai Kusumanegara, memastikan bahwa Jokowi akan hadir langsung dalam sidang perkara tersebut dan bukan melalui zoom.
PDIP juga telah mengambil tindakan terhadap anggota partai yang mendukung calon lain, seperti Budiman Sudjatmiko yang dipecat dari PDIP karena mendukung Prabowo Subianto. Ketua Mahkamah Partai PDIP Komarudin Watubun menyatakan bahwa tidak ada anggota partai yang berbeda dukungannya dengan partai yang menaunginya.
Kesimpulan dari dinamika politik ini adalah bahwa PSI terus memperkuat posisinya di kancah politik Indonesia, dengan Jokowi sebagai salah satu tokoh utama. Namun, perlu diingat bahwa klaim tentang “kandang gajah” di Jawa Tengah masih perlu dibuktikan dan bahwa PDIP tetap menjadi partai yang kuat di Indonesia.
