Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan Emiten Batu Bara Lainnya Terkena Dampak Penundaan Pembelian Batu Bara oleh Cina

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 09 Juni 2026 | Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan beberapa emiten batu bara lainnya di Indonesia terkena dampak penundaan pembelian batu bara oleh importir Cina. Hal ini menyebabkan harga saham beberapa emiten batu bara tersebut melemah.

Menurut laporan keuangan PTBA tahun buku 2025, perusahaan pelat merah ini mengekspor batu bara sebesar Rp 938,81 miliar dari total penjualan batu bara perseroan pada tahun penuh 2025 senilai Rp 42,65 triliun. Penjualan batu bara PTBA masih didominasi di pasar domestik dengan nilai mencapai Rp 20,94 triliun.

Baca juga:

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) juga merupakan salah satu emiten batu bara yang terkena dampak penundaan pembelian batu bara oleh Cina. Sepanjang 2025, AADI mengekspor batu bara ke Cina senilai US$ 603,5 juta dari total penjualan perseroan senilai US$ 4,9 miliar.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga terkena dampak penundaan pembelian batu bara oleh Cina. Cina merupakan negara tujuan ekspor terbesar ITMG, mencapai US$ 562,27 juta dari total pendapatan sebesar US$ 1,88 miliar pada 2025.

PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) juga terkena dampak penundaan pembelian batu bara oleh Cina. GEMS menjadikan Cina sebagai negara tujuan ekspor batu bara terbesar dengan nilai pendapatan sebesar US$ 1,21 miliar dari total pendapatan perseroan sebesar US$ 2,41 miliar.

Penundaan pembelian batu bara oleh importir Cina ini menyebabkan harga saham beberapa emiten batu bara tersebut melemah. Harga saham AADI sempat tertekan ke Rp 7.875 sebelumnya akhirnya ditutup hijau di 8.025. Saham ITMG sempat terkoreksi 0,34% ke Rp 21.975 sebelum ditutup mendatang. Adapun GEMS anjlok 8,42% ke Rp 6.250 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terkena dampak penundaan pembelian batu bara oleh Cina. IHSG ditutup melemah 254,36 poin atau sebesar 4,11% ke level 5.941,07 pada penutupan perdagangan.

Kesimpulan, penundaan pembelian batu bara oleh importir Cina memiliki dampak yang signifikan terhadap harga saham beberapa emiten batu bara di Indonesia, termasuk ITMG, AADI, dan GEMS. Hal ini juga mempengaruhi IHSG yang ditutup melemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *