Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juni 2026 | Gempa Jogja dan erupsi Gunung Merapi merupakan dua bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa Jogja yang terjadi pada tahun 2006 lalu menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan menewaskan ribuan orang. Sementara itu, erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada tahun 2023 juga menyebabkan kerusakan dan kehilangan nyawa.
Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Sabtu, 11 Maret 2023, mengeluarkan guguran awan panas yang meluncur ke arah Kali Bebeng atau Kali Krasak. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso menyatakan bahwa erupsi Gunung Merapi masih berlangsung dan masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya.
BPPTKG juga mencatat bahwa Gunung Merapi mengalami 323 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Selasa, 17 Agustus 2021. Selain itu, tercatat lima gempa awan panas guguran, 11 kali gempa hibrid atau fase banyak, 10 kali gempa embusan, satu kali gempa tektonik, dan tiga kali gempa vulkanik dangkal.
Di sisi lain, Yanti Batok Craft, sebuah UMKM yang bergerak di bidang kerajinan batok kelapa, telah sukses tembus pasar internasional. Yanti Batok Craft didirikan pada tahun 2002 dan telah menjadi salah satu contoh usaha yang sukses di daerah Yogyakarta.
Pusat Rehabilitasi dan Kesehatan (Pusrehabkeshan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-58. Kegiatan ini meliputi layanan pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan pendidikan untuk rumah pintar, aksi penanaman mangrove, serta bersih-bersih pantai.
Kesimpulan, gempa Jogja dan erupsi Gunung Merapi merupakan dua bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana untuk mengurangi dampak kerusakan dan kehilangan nyawa. Di sisi lain, Yanti Batok Craft dan Pusrehabkeshan Kemhan telah menjadi contoh usaha yang sukses di daerah Yogyakarta dan telah memberikan kontribusi pada masyarakat.
