Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Mei 2026 | Belakangan ini, Indonesia dilanda oleh beberapa bencana alam, seperti gempa bumi dan erupsi gunung api. Salah satu gunung api yang aktif adalah Gunung Ibu di Maluku Utara, yang telah erupsi sebanyak 29 kali dalam sepekan terakhir. Tinggi kolom abu yang dihasilkan oleh erupsi ini mencapai 500 meter di atas puncak gunung.
Menurut laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tingkat aktivitas Gunung Ibu masih berada di Level II (Waspada). Warga di sekitar gunung api tersebut diminta untuk tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selain itu, gempa bumi dengan magnitudo 6,7 juga mengguncang Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat dini hari. Pusat gempa berada di laut, sekitar 225 kilometer utara Tanimbar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk waspada terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Di lain sisi, Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, juga menunjukkan peningkatan aktivitas gempa vulkanik dangkal. Dalam periode 16-30 April, terjadi rata-rata 21 gempa vulkanik dangkal per hari, meningkat dari 15 kejadian per hari sebelumnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas gempa dan erupsi gunung api di Indonesia masih cukup tinggi. Warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah dan badan penanggulangan bencana.
Kesimpulan, bencana alam seperti gempa bumi dan erupsi gunung api dapat terjadi kapan saja. Oleh karena itu, penting bagi warga untuk tetap waspada dan siap menghadapi bencana alam tersebut.
