Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler β 18 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 β Aktor dan presenter senior Andre Taulany kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan pengalaman pribadi yang tak menyenangkan dengan Rully Anggi Akbar, sosok yang lebih dikenal sebagai mantan suami komedian Boiyen. Dalam sebuah sesi ngobrol di kanal YouTube pribadinya, Taulany menyatakan bahwa ia sempat merasa “ditipu” oleh Rully yang pada awalnya menampilkan sikap hangat dan penuh tanggung jawab.
Pengakuan tersebut muncul berbarengan dengan perkembangan kasus hukum yang menjerat Rully Anggi Akbar. Polisi telah menindak Rully atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi mencapai ratusan juta rupiah. Kasus ini menjadi sorotan media karena terjadi tak lama setelah Rully menikah dengan Boiyen pada 15 November 2025 di ICE BSD, Tangerang. Pernikahan yang semarak itu dihadiri oleh sejumlah selebriti, termasuk Andre Taulany yang bertugas sebagai groomsmen.
Menurut Taulany, momen pertama kali ia merasakan kehangatan Rully terjadi tepat pada hari pernikahan Boiyen. “Dia menyapa saya, berjabat tangan, bahkan memeluk saya sambil mengucapkan terima kasih karena telah “menjaga” Boiyen selama ini,” ujar Taulany dalam video tersebut. “Dia bilang, ‘Makasi Pak Haji, sekarang giliran saya yang ngejagain.'” Ucapan tersebut membuat Taulany merasa lega dan yakin bahwa Boiyen menemukan pasangan yang dapat dipercaya.
Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Hanya beberapa minggu setelah pernikahan, Rully mulai terjerat masalah hukum. Laporan ke pihak berwajib menyebutkan adanya penyalahgunaan dana investasi hingga ratusan juta rupiah, yang kemudian mengakibatkan ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan finansial.
Rully juga diketahui sempat pamer slip gaji dan mengklaim kemampuan finansial yang menggiurkan, menambah kepercayaan publik terhadapnya. Namun, ketika masalah hukum melanda, ia menghilang tanpa kabar, meninggalkan Boiyen dalam kondisi sulit. Boiyen sendiri mengungkapkan dampak mental yang dirasakannya setelah perceraian, mengaku semangat kerja menurun drastis karena tekanan media yang terus mengusik privasinya.
Boiyen menggugat cerai Rully pada 20 Januari 2026, hanya dua bulan setelah pernikahan. Dalam gugatan tersebut, tercatat bahwa Rully memberikan maskawin berupa emas 15 gram dan uang tunai senilai Rp110.002.025. Meskipun begitu, Rully tidak menepati janjinya untuk tetap mendukung Boiyen secara finansial dan moral. Kepergiannya yang mendadak saat menghadapi masalah hukum membuat Boiyen merasa dikhianati.
Andre Taulany mengungkapkan rasa kecewanya. “Aduh jadi kayak gini. Bohongin gue dia. Ini gimana pun kan adek gue ini,” keluhnya. Taulany menambahkan bahwa ia merasa Boiyen menjadi korban kebohongan manis yang diberikan Rully pada hari pernikahan, yang kini terbukti hanyalah tipu daya belaka.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan finansial dalam dunia hiburan, terutama ketika artis terlibat dalam investasi atau hubungan pribadi dengan individu yang memiliki riwayat keuangan meragukan. Para pengamat menilai bahwa publik perlu lebih kritis dalam menilai klaim keuangan yang dipublikasikan oleh selebritas atau pasangan mereka.
Seiring dengan berjalannya waktu, Boiyen menyatakan bahwa ia kini telah menemukan ketenangan setelah proses perceraian selesai pada April 2026. Ia berterima kasih kepada para pendukungnya dan menegaskan bahwa ia akan terus berkarya di dunia hiburan meski pernah mengalami masa sulit. Boiyen juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah sorotan publik.
Sementara itu, proses hukum terhadap Rully Anggi Akbar masih berjalan. Pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan penipuan investasi, dan penyidik berharap dapat mengusut tuntas alur keuangan yang melibatkan ribuan juta rupiah. Jika terbukti bersalah, Rully dapat dikenai hukuman penjara serta denda yang signifikan.
Kasus ini menjadi pelajaran bagi kalangan hiburan dan publik umum bahwa hubungan pribadi tidak selalu menjamin keamanan finansial. Andre Taulany, yang telah lama dikenal sebagai sosok yang humoris dan rendah hati, kini menambahkan satu babak lagi dalam kariernya, yaitu sebagai saksi yang berani mengungkapkan fakta-fakta yang tidak nyaman demi kebenaran.
Dengan berakhirnya perceraian Boiyen dan Rully serta berlanjutnya proses hukum terhadap Rully, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap janji-janji manis yang belum terbukti, terutama ketika melibatkan aspek keuangan yang besar.
