Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 April 2026 | Dua mahasiswi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Lyra Nuraulia (21) dan Anisa (21), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan fatal di persimpangan Tugu Wisnu Manahan, Solo, pada Selasa 21 April 2026. Kedua korban sedang menjalani program magang tiga bulan di Solo ketika kecelakaan terjadi pada sore hari.
Menurut keterangan Kasubnit 2 Gakkum Sat Lantas Polresta Solo, Ipda Yuli Nurus Yani, kedua korban mengendarai sepeda motor Yamaha Fazzio dan melaju searah dari arah Girimulyo menuju selatan. Truk tronton yang membawa muatan toples plastik untuk ikan cupang datang dari arah Sragen dan menabrak sepeda motor tepat sebelum lampu merah. Benturan keras membuat salah satu motor terjepit di antara ban belakang truk, lalu terkoyak hingga terseret sekitar 15‑20 meter sebelum berhenti. Kedua mahasiswi langsung mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal di lokasi, kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Moewardi.
Pengurus Kadin Solo Bidang Event Organizer, Denmas Arjun, menjelaskan bahwa korban sedang dalam perjalanan pulang dari kantor Kadin setelah menyelesaikan agenda kerja. Mereka berencana berhenti sejenak di SPBU Manahan untuk membeli bahan bakar sebelum melanjutkan ke kos di daerah Colomadu. Arjun menambahkan bahwa dua hari sebelum kecelakaan mereka turut serta dalam acara Halalbihalal Kadin yang diadakan di Paragon Hotel.
Keluarga Lyra, Sunarty Arsyad, yang juga seorang guru, menyatakan duka mendalam. “Lyra adalah anak yang cerdas, berbakti, dan selalu rajin. Kami tidak menyangka dia akan meninggal saat masih magang,” ujar Sunarty. Ia menambahkan bahwa jenazah Lyra tiba di Palopo pada pukul 03.00 WIB, kemudian dimakamkan di TPA Kelurahan Salobulo sekitar pukul 11.00 WIB.
Keluarga Anisa juga mengonfirmasi bahwa jenazahnya telah dipulangkan ke kampung halaman di Sulawesi Selatan untuk dimakamkan. Pihak kepolisian telah mengamankan sopir truk (inisial VR, 23 tahun) beserta kernetnya untuk proses pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian.
Poltekpar Makassar mengeluarkan pernyataan duka cita melalui akun Instagram resmi. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap rasa duka cita yang mendalam kami haturkan atas berpulangnya mahasiswa kami: Lyra Nuraulia & Anisa. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa mereka dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis kampus.
Berikut kronologi singkat kejadian:
- 21 April 2026, sore: Lyra dan Anisa mengendarai sepeda motor menuju SPBU Manahan.
- Sesaat sebelum lampu merah, truk tronton dari arah Sragen menabrak motor di persimpangan Tugu Wisnu.
- Kedua mahasiswi mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal di lokasi.
- Jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Moewardi, kemudian dipulangkan ke Palopo, Sulsel.
- 23 April 2026, subuh: Jenazah tiba di rumah duka Palopo.
- 23 April 2026, siang: Upacara pemakaman di TPA Kelurahan Salobulo.
Kecelakaan ini menambah deretan kasus kecelakaan lalu lintas yang menimpa pengguna jalan di daerah Jawa Tengah. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti, termasuk faktor kecepatan, kondisi jalan, dan potensi kelelahan pengemudi truk.
Kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak, terutama mahasiswa yang menjalani program magang, untuk selalu memperhatikan keselamatan di jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari kecepatan berlebih. Keluarga korban, rekan kampus, dan masyarakat Solo menanti hasil penyelidikan lebih lanjut serta tindakan hukum yang tepat terhadap pihak yang terbukti lalai.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan yang sangat mendalam ini.
