Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 April 2026 | Pada pagi hari Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 04.51 WIB, sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Magelang kilometer 13, wilayah Krapyak, desa Triharjo, Sleman. Insiden melibatkan sepeda motor Honda Astrea Star yang menampung pasangan lansia dan sebuah mobil pikap Suzuki Carry yang melaju dari belakang dengan kecepatan tinggi.
Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, sepeda motor dikendarai oleh seorang pria berusia 62 tahun (inisial H) yang sedang mengantarkan istrinya (inisial J, 62 tahun) menuju Yogyakarta. Saat motor melaju di lajur kanan, mobil pikap yang dikemudikan oleh seorang pria berusia 43 tahun (inisial S) dari Banjarnegara, Jawa Tengah, menyalip dari belakang tanpa menurunkan kecepatan. Dugaan kurang konsentrasi dan ngebut menjadi pemicu utama benturan.
Akibat tabrakan, penumpang motor yang berinisial J mengalami cedera kepala berat, luka di tangan kanan, serta luka pada kedua lutut. Kondisi luka mengharuskan korban dilarikan ke RSUD Sleman, namun sayangnya beliau dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Pengendara motor (H) mengalami cedera kepala berat, luka di punggung, serta jempol kaki yang terkilir, dan saat ini masih dirawat di rumah sakit yang sama.
Sementara itu, sopir mobil pikap (S) dan penumpangnya (W, 42 tahun) tidak mengalami luka serius. Kendaraan mereka mengalami kerusakan pada bumper depan kanan yang penyok, lampu depan kanan pecah, kaca depan kanan retak, serta spion kanan lepas. Perkiraan kerugian materil untuk motor mencapai sekitar Rp 4.000.000, sedangkan kerugian untuk pikap diperkirakan sekitar Rp 6.000.000.
- Motor: kerusakan pada bagian depan dan belakang, estimasi kerugian Rp 4 juta.
- Pikap: bumper depan kanan penyok, lampu pecah, kaca retak, spion lepas, estimasi kerugian Rp 6 juta.
Tim Satlantas Polresta Sleman bersama Polsek Sleman segera tiba di lokasi, mengamankan barang bukti, melakukan olah TKP, dan mengumpulkan keterangan saksi. Kasus kini masih dalam proses penyelidikan, dengan fokus pada faktor kecepatan dan konsentrasi pengemudi pikap.
Polisi menekankan pentingnya menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama pada jalan raya yang ramai pada jam-jam awal pagi. Pengingat ini diharapkan dapat mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.
Kecelakaan Magelang menimbulkan keprihatinan mendalam bagi masyarakat Sleman, mengingat korban merupakan pasangan lansia yang baru saja menempuh perjalanan singkat. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi semua pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan di atas kecepatan.
