Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 Mei 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem keuangan yang inklusif, digital, dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai wilayah Indonesia.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan B. Sasongko mengatakan bahwa OJK tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.
OJK saat ini memiliki 39 kantor di daerah yang berperan sebagai penggerak pengembangan ekosistem ekonomi daerah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, industri jasa keuangan, pelaku usaha, hingga media massa.
Dalam mendukung penguatan UMKM, OJK juga terus mendorong perluasan akses pembiayaan melalui berbagai sektor jasa keuangan, tidak hanya perbankan, tetapi juga melalui skema pembiayaan alternatif seperti securities crowdfunding, industri penjaminan, dan asuransi.
Selain itu, OJK bersama Bank Indonesia dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui berbagai program pendampingan dan pembinaan UMKM di daerah.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan bahwa Bank Indonesia mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran yang mendorong akses keuangan bagi UMKM dan masyarakat.
Dalam upaya memperkuat sinergi, Bank SMBC Indonesia menjual pinjaman pensiun sebesar $1,1 miliar kepada BTN, sementara Bank Jatim melakukan pembelian saham untuk menjaga pertumbuhan, dengan direksi bank tersebut membeli saham dalam jumlah signifikan.
Anak usaha TOWR juga mendapatkan pinjaman baru sebesar Rp 1 triliun dari Bank DBS, yang akan digunakan untuk keperluan korporasi umum dan pembiayaan kembali utang-utang.
Kesimpulan dari berbagai kegiatan ini menunjukkan bahwa OJK dan Bank Indonesia terus berupaya memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi daerah dan UMKM, serta meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
