Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Mei 2026 | Pemadaman listrik massal yang terjadi di Sumatera pada Jumat, 22 Mei 2026, telah menyebabkan dampak yang signifikan pada kegiatan sehari-hari masyarakat. Pemadaman listrik ini tidak hanya memengaruhi rumah tangga, tetapi juga berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk usaha kecil dan menengah.
Salah satu dampak yang dirasakan adalah penurunan penjualan ikan hias di Kota Jambi. Pedagang ikan hias, Ridwan, mengaku bahwa penjualannya mengalami penurunan karena ikan yang biasanya dipajang untuk menarik minat pembeli terpaksa disimpan selama listrik padam. "Yang jelas anjlok, pajangan kita kosong (ikan hias), kalau pembelikan kalau dak ada pajang tak mau dia beli, tak ada pajangannya," ucapnya.
Upaya pemulihan telah dilakukan oleh PT PLN (Persero) dengan menerjunkan ratusan personel yang bekerja 24 jam di berbagai wilayah terdampak. Pemulihan dilakukan secara simultan mulai dari transmisi, gardu induk, hingga pembangkit di sistem kelistrikan Sumatra.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatera, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah.
PLN juga telah mengumumkan bahwa pelanggan berhak menerima kompensasi otomatis jika durasi pemadaman melampaui ambang batas Tingkat Mutu Pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah. Pelanggan tidak perlu melakukan pengajuan atau klaim secara manual, karena kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Pemadaman listrik massal di Sumatera telah menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Upaya pemulihan yang dilakukan oleh PLN dan pemerintah diharapkan dapat memulihkan kegiatan sehari-hari masyarakat dan mengurangi dampak yang dirasakan.
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Sumatera telah beradaptasi dengan situasi darurat ini. Namun, masih banyak yang membutuhkan bantuan dan dukungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya lebih lanjut untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dan kegiatan sehari-hari dapat berjalan dengan normal.
Untuk itu, perlu dilakukan kerja sama antara pemerintah, PLN, dan masyarakat untuk memulihkan keadaan dan mengatasi dampak pemadaman listrik massal di Sumatera. Dengan demikian, diharapkan kegiatan sehari-hari masyarakat dapat berjalan dengan normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
