Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Mei 2026 | Program Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) merupakan harapan bagi jutaan keluarga Indonesia yang membutuhkan. Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), hingga program lainnya, penyaluran bansos terus dilakukan setiap tahun.
Namun, banyak masyarakat yang masih bingung cara mengecek bansos Kemensos, khususnya apakah namanya terdaftar sebagai penerima manfaat. Berikut adalah panduan lengkap yang akan memudahkan Anda mengecek status Bansos Kemensos secara mandiri, cepat, dan aman.
Cara pertama adalah melalui situs resmi Kemensos, yaitu cekbansos.kemensos.go.id. Sistem akan menampilkan apakah Anda terdaftar, jenis bansos yang diterima, dan status penyalurannya. Data ini bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN/DTKS).
Cara kedua adalah menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos” Kemensos. Aplikasi ini tidak hanya untuk cek status, tapi juga bisa digunakan untuk usul (mengusulkan diri atau orang lain yang layak) dan sanggah (melaporkan penerima yang dianggap tidak layak).
Anda juga bisa mengecek bansos dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit. Masukkan NIK sesuai KTP, captcha, lalu cari. Metode ini lebih cepat jika data wilayah Anda sudah benar di sistem.
Jika tidak bisa akses online, datang langsung ke kantor desa atau Dinas Sosial setempat. Masyarakat dapat melakukan verifikasi data langsung ke kantor desa atau Dinas Sosial setempat.
Penyaluran bansos BPNT 2026 tahap 2 mulai disalurkan di sejumlah daerah di Indonesia. Penyaluran bantuan sosial ini dilakukan secara bertahap untuk periode April, Mei, dan Juni 2026. BPNT tahap 2 tersebut diberikan kepada masyarakat yang terdaftar dalam desil 1-5 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan dengan total Rp 600 ribu untuk tiga bulan sesuai periode penyaluran. Karena itu, masyarakat perlu memastikan apakah namanya termasuk sebagai penerima bantuan pada periode ini.
Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui laman cekbansos.kemensos.go.id yang dapat diakses dengan mudah lewat HP. Sebagai panduan, berikut cara cek bansos BPNT 2026 tahap 2.
Yuk, simak langkah-langkahnya! Pengecekan status penerima bansos BPNT 2026 dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Oleh karena itu, masyarakat cukup menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk melakukan pengecekan secara online.
Adapun cara cek bansos BPNT 2026 tahap 2 sebagai berikut: Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bansos BPNT tidak diberikan kepada seluruh masyarakat, melainkan hanya kepada yang terdaftar dalam desil 1-5.
Jika merasa data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data desil melalui dua cara, yaitu online dan offline. Perlu diperhatikan, proses pemeringkatan ulang data dilakukan secara berkala, yaitu setiap tiga bulan sekali oleh BPS.
Masyarakat dapat memantau status desil melalui aplikasi atau laman resmi ‘Cek Bansos’. Demikianlah cara cek status penerima bansos BPNT 2026 tahap 2 beserta panduan menurunkan desil.
Kesimpulan, pengecekan bansos Kemensos dapat dilakukan dengan mudah dan cepat melalui situs resmi atau aplikasi Cek Bansos. Masyarakat perlu memastikan data kependudukan tetap aktif dan sesuai agar proses verifikasi penerima bansos berjalan lancar.
