Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 April 2026 | Yadea Indonesia kembali mencuri perhatian publik dengan menggelar uji ketahanan Yadea motor listrik pada rute Bandung‑Bogor. Kedua model andalan, Yadea OSTA P dan Yadea Velax U, berhasil menempuh lebih dari 150 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa motor listrik kini mampu menaklukkan perjalanan antarkota, tidak lagi terbatas pada penggunaan dalam kota.
Rute Bandung‑Bogor dipilih secara khusus karena karakteristik jalurnya yang menantang. Dari tanjakan panjang di kawasan Puncak hingga jalan teknis berliku di Sasak Rajamandala, kondisi ini menguji daya tahan baterai, efisiensi energi, serta stabilitas kendaraan pada berbagai kontur. Selama uji, pengendara harus menyesuaikan strategi berkendara, memanfaatkan sistem pemantauan State of Charge yang akurat untuk mengoptimalkan penggunaan energi.
VP & GM Sales dan Marketing Yadea Indonesia, Andy Luo, menegaskan bahwa motor listrik kini siap melayani kebutuhan perjalanan jarak menengah. “Kami ingin menunjukkan bahwa Yadea motor listrik dapat diandalkan untuk menempuh jarak lebih dari 150 km tanpa harus berhenti mengisi daya di tengah perjalanan,” ujarnya. Luo menambahkan bahwa performa yang ditunjukkan pada uji ini akan menjadi tolok ukur baru bagi industri kendaraan listrik roda dua di Indonesia.
Keberhasilan uji ini tidak lepas dari dukungan teknologi canggih yang diterapkan pada kedua model. Sistem AiGO (Intelligent Riding System) secara otomatis mengelola distribusi daya baterai, memantau suhu sel, dan menyesuaikan output motor berdasarkan kondisi jalan. Sementara iControl (Intelligent Control System) mengatur respons akselerasi dan pengereman, memastikan kestabilan kendaraan pada tanjakan curam maupun turunan tajam. Kombinasi kedua sistem ini memberikan kontrol yang lebih halus dan efisiensi energi yang lebih tinggi.
- AiGO: Pemantauan real‑time State of Charge, manajemen suhu baterai, optimasi distribusi daya.
- iControl: Penyesuaian akselerasi otomatis, kontrol pengereman regeneratif, peningkatan stabilitas pada medan beragam.
- Daya jelajah: Lebih dari 150 km dalam satu kali cas pada rute penuh tantangan.
- Waktu pengisian: Sekitar 3,5 jam untuk mencapai 80% kapasitas menggunakan charger AC standar.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa Yadea OSTA P mencatat jarak tempuh 152,3 km dengan rata‑rata konsumsi energi 18,5 Wh/km, sedangkan Yadea Velax U menempuh 154,7 km dengan konsumsi 17,9 Wh/km. Kedua motor mempertahankan kecepatan rata‑rata 55 km/jam meskipun harus melewati tanjakan terberat dengan kemiringan hingga 12%. Keberhasilan ini menegaskan bahwa teknologi baterai lithium‑ion berkapasitas tinggi yang dipilih Yadea mampu menjaga performa pada kondisi ekstrem.
Implikasi dari pencapaian ini cukup signifikan bagi pasar motor listrik Indonesia. Konsumen kini dapat mempertimbangkan motor listrik tidak hanya untuk penggunaan harian di dalam kota, tetapi juga untuk perjalanan antarkota yang lebih jauh. Dengan jarak tempuh lebih dari 150 km per cas, kekhawatiran tentang “range anxiety” berkurang secara substansial, membuka peluang pertumbuhan penjualan yang lebih luas.
Ke depan, Yadea berencana memperluas jaringan layanan pengisian cepat di sepanjang koridor utama, termasuk jalur Bandung‑Bogor. Selain itu, perusahaan akan terus mengembangkan algoritma AiGO dan iControl untuk meningkatkan efisiensi baterai hingga 10% lebih baik dari generasi sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Yadea motor listrik sebagai pilihan utama bagi rider yang mengutamakan keandalan dan performa pada perjalanan jarak jauh.
Dengan bukti nyata yang ditunjukkan pada uji ini, Yadea motor listrik tidak lagi sekadar kendaraan ramah lingkungan, melainkan juga kendaraan yang siap menaklukkan tantangan jarak menengah hingga jauh, memperluas horizon mobilitas berkelanjutan di tanah air.
