Tiongkok Perluas Produksi Jet Tempur Siluman J-20A dengan Mesin WS-15

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 Mei 2026 | Rekaman baru yang dirilis di media sosial Tiongkok menunjukkan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh generasi kelima J-20A yang masih berwarna kuning, menunjukkan bahwa pesawat tersebut baru saja diproduksi dan mengintegrasikan dua mesin turbofan generasi berikutnya WS-15.

Rekaman video pada Desember 2025 untuk pertama kalinya mengkonfirmasi bahwa batch pertama J-20 yang mengintegrasikan dua mesin turbofan WS-15 telah menyelesaikan produksi serial, dengan penerbangan pertama pesawat produksi serial dengan mesin tersebut dilaporkan telah berlangsung pada 27 Desember.

Baca juga:

WS-15 adalah desain mesin baru yang sepenuhnya berbeda, bukan turunan yang disempurnakan dari desain yang sudah ada sebelumnya, yang menjadikan pengoperasiannya sebagai tonggak penting bagi industri penerbangan tempur Tiongkok.

Integrasi WS-15 telah lama dinantikan, dengan mesin tersebut pertama kali terlihat terintegrasi pada J-20 dalam konfigurasi tunggal untuk uji penerbangan pada Januari 2022, sebelum kemudian pertama kali diterbangkan dalam konfigurasi ganda pada Juni 2023.

Mesin ini secara signifikan meningkatkan semua aspek kinerja penerbangan J-20, serta jangkauannya, sekaligus memberikan daya yang lebih besar ke subsistem di dalam pesawat dan mengurangi kebutuhan perawatan.

Sebagai salah satu mesin tempur paling canggih yang diproduksi di seluruh dunia, WS-15 memiliki rasio berat terhadap daya dorong terhadap berat yang hanya disaingi oleh F135 yang menggerakkan pesawat tempur generasi kelima F-35 di antara jenis mesin yang dikenal.

Masuknya J-20A yang disempurnakan dan mesin barunya ke dalam produksi serial bertepatan dengan perluasan signifikan dalam skala produksi J-20, menunjukkan bahwa Kementerian Pertahanan mungkin telah menunggu hingga jenis pesawat tempur tersebut dapat ditingkatkan ke standar kemampuan yang lebih tinggi sebelum berinvestasi lebih banyak dalam pengadaan.

Sebuah laporan baru-baru ini yang diterbitkan oleh Royal United Services Institute (RUSI) Inggris memperkirakan bahwa karena perluasan produksi yang signifikan, Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok akan memiliki sekitar 1.000 unit J-20 pada tahun 2030.

Produksi diperkirakan akan dipertahankan sekitar 120 pesawat tempur per tahun. Tidak ada jenis pesawat tempur lain yang dibeli bahkan dalam skala setengah dari ini oleh angkatan bersenjata lain di dunia, dengan investasi ini dikombinasikan dengan kemampuan terdepan dunia J-20 yang diharapkan dapat memperluas keunggulan Angkatan Udara PLA yang sudah sangat besar dalam kemampuan tempur udara-ke-udara.

Meski demikian, perluasan produksi ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Tiongkok untuk mengembangkan teknologi pesawat tempur yang lebih canggih dan meningkatkan kemampuan militer mereka.

Kesimpulan dari perluasan produksi J-20A ini adalah bahwa Tiongkok terus meningkatkan kemampuan militer mereka dan memperluas keunggulan mereka dalam kemampuan tempur udara-ke-udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *