Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juli 2026 | Pasar saham AS mengalami penurunan tajam setelah Federal Reserve (Fed) memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga. Keputusan ini diambil setelah inflasi terus meningkat dan perang di Timur Tengah yang meningkatkan harga minyak dan makanan global. Suku bunga yang dipertahankan dalam rentang 3,50%-3,75% ini menarik perhatian investor yang khawatir tentang pengeluaran modal yang berat dalam teknologi AI.
Microsoft, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, melaporkan pendapatan yang kuat dari investasinya di Anthropic, sebuah laboratorium AI, sebesar $3,2 miliar. Namun, investasi Microsoft di OpenAI, laboratorium AI lainnya, mengalami penurunan sebesar $600 juta. Ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar seperti Microsoft terus berinvestasi dalam teknologi AI, tetapi juga menghadapi tantangan dalam mengelola pengeluaran modal.
Di sisi lain, Fed dipimpin oleh Ketua Kevin Warsh, yang keputusannya untuk tidak mengubah suku bunga ini dilihat sebagai langkah yang diharapkan oleh investor. Namun, beberapa anggota komite kebijakan Fed menyatakan ketidaksetujuan dengan keputusan ini, yang menunjukkan adanya perbedaan pendapat dalam tim Fed.
Microsoft juga meluncurkan aplikasi baru bernama OneDrive Photos, yang dapat mengindeks foto-foto lokal dan menawarkan fitur pencarian AI yang kuat. Aplikasi ini juga memiliki fitur pengelompokan wajah yang opsional, yang memungkinkan pengguna untuk mengelompokkan foto-foto berdasarkan wajah yang sama.
Penurunan pasar saham ini juga dipengaruhi oleh pernyataan Meta Platforms, yang mengumumkan bahwa pengeluaran modalnya untuk tahun 2026 akan lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi besar seperti Meta juga terus berinvestasi dalam teknologi AI, tetapi juga menghadapi tantangan dalam mengelola pengeluaran modal.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa pasar saham AS saat ini sangat dipengaruhi oleh keputusan Fed dan perusahaan teknologi besar seperti Microsoft dan Meta. Investasi dalam teknologi AI terus meningkat, tetapi juga menghadapi tantangan dalam mengelola pengeluaran modal. Investor harus terus memantau perkembangan ini untuk membuat keputusan yang tepat dalam investasi mereka.
