Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 20 Mei 2026 | Peluncuran jam tangan edisi terbatas Royal Pop dari kolaborasi Swatch dan Audemars Piguet telah memicu antusiasme besar di kalangan kolektor jam tangan. Model ini memadukan gaya pop-art Swatch era 1980-an dengan bezel segi delapan khas Audemars Piguet.
Peluncuran Royal Pop ini menarik perhatian banyak orang, sehingga menghasilkan antrean panjang di toko-toko Swatch di Jerman dan kota-kota lainnya di Eropa. Pembeli rela mengantre untuk mendapatkan jam tangan ini yang dijual dengan harga sekitar 400 hingga 420 dolar AS atau setara Rp7,1 juta hingga Rp7,4 juta.
Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan jam tangan mewah Audemars Piguet yang biasanya dibanderol hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Namun, permintaan yang tinggi membuat jam tangan Royal Pop kembali dijual secara online dengan harga yang melonjak tinggi.
Model Royal Pop “Huit Blanc” yang dijual di platform jam tangan online di Jerman pada Senin (18/5) dipatok sekitar 2.015 euro atau setara Rp41,5 juta. Berdasarkan foto kwitansi yang beredar, jam tangan tersebut dibeli di Stuttgart, Jerman, pada Sabtu (16/5) dengan harga 385 euro atau sekitar Rp7,9 juta.
Swatch meminta maaf atas masalah yang timbul selama peluncuran Royal Pop dan menyalahkan pusat perbelanjaan atas kesulitan yang dialami. Peluncuran jam tangan ini telah menarik perhatian banyak orang dan membuat Swatch menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta jam tangan.
Kolaborasi antara Swatch dan Audemars Piguet ini telah menciptakan sesuatu yang unik dan menarik, yaitu jam tangan yang memadukan gaya pop-art dengan desain mewah. Hal ini telah membuat Royal Pop menjadi buruan bagi banyak kolektor jam tangan.
